CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Gara-gara batuk dan demo di PT BAI tiga orang masyarakat Kawal datang berobat. Hal pertama yang diminta oleh ketiga pasien itu meminta agar diperiksa jika terjangkit virus corona (Covid-19) atau tidak.
Hal ini disampaikan oleh kepala Puskesmas Kawal, Febi Wardani saat media ini menyambangi Puskesmas Kawal, Senin (16/3).
Febi mengatakan, kecurigaan ketiga warga ini karena sempat ada demo di PT BAI dengan isu tiga orang karyawan di sana terjangkit covid-19.
“Kebetulan salah satu gejala covid-19 ini kan batuk. Nah, karena mereka ini kuatir sudah terjangkit coronavirus, mereka datang memeriksa diri ke sini dan hasilnya negative,” katanya.
Sekedar informasi, demo PT BAI terjadi pada hari Sabtu (14/3) lalu. Dimana aksi demo itu berlatar-belakang isu yang menyebut 3 orang karyawan asal Tingkok terjangkit virus corona. Pada awak media, majemen PT BAI sudah membantah hal itu.
Menanggapi wabah virus ini, Febi menjelaskan Puskesmas Kawal sudah menyediakan 3 kamar isolasi jika ada yang ditemukan suspect corona. Untuk mengetahui jika pasien suspect atau bukan ia mengatakan di ruang informasi sudah disiapkan thermos-can dan tenaga handal.
“Kalau ada pasien yang demam dengan suhu tubuh diatas 38 derajat Celsius, kemudian pada saat batuk nyeri kita langsung arahkan ke ruang isolasi. Tapi hingga saat ini belum ada,”jelasnya.
“Selain itu, tim kami yang ada di informasi juga bakal menanyakan apakah pernah bersentuhan dengan suspect corona atau belum. Karena covid-19 hanya tertular melalui sentuhan,” tambahnya.
Masih kata Febi, ia meminta pada masayarakat Bintan tidak perlu panic. “Menjaga diri itu harus, tapi panik tidak perlu. Biasakan hidup sehat saja dan jaga jarak dengan orang asing dengan tidak bersentuh,”pungkanys. (Ndn)

