Close Menu
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Kepri
    • Anambas
    • Batam
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Makro
    • Mikro
  • Hukum
    • Hukum Industrial
    • Konstitusi
    • Kriminal
  • Fokus
    • English News
    • Layanan Publik
  • BP Batam
  • citizen journalism
mgid
What's Hot

Warga Batam Geger, Jasad Bayi Tanpa Balutan Ditemukan di Pantai

23 Januari 2026

Seluruh Fraksi DPRD Batam Sepakat Dukung Ranperda Lembaga Adat Melayu

22 Januari 2026

Manager PLN Anambas Jalin Silaturahmi dengan Wartawan, Dukung HPN 2026

22 Januari 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Warga Batam Geger, Jasad Bayi Tanpa Balutan Ditemukan di Pantai
  • Seluruh Fraksi DPRD Batam Sepakat Dukung Ranperda Lembaga Adat Melayu
  • Manager PLN Anambas Jalin Silaturahmi dengan Wartawan, Dukung HPN 2026
  • Kunjungi BP Batam, Bupati Batu Bara Tertarik Replikasi Model Investasi dan Air Bersih Batam
  • Layanan Data Telkomsel Alami Penurunan Kualitas, Tim Teknis Dikerahkan Penuh
  • SMSI Kota Batam Punya Nahkoda Baru, Indra Helmi Fokus Validasi Anggota
  • Mobil Listrik Perkuat Patroli Polwan Polda Kepri di Tengah Masyarakat
  • Truk Tanah Terbalik di Gajah Mada, Warga Baloi Kembali Resah
Facebook X (Twitter) Instagram
CentralBatamCentralBatam
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Kepri
    • Anambas
    • Batam
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Makro
    • Mikro
  • Hukum
    • Hukum Industrial
    • Konstitusi
    • Kriminal
  • Fokus
    • English News
    • Layanan Publik
  • BP Batam
  • citizen journalism
CentralBatamCentralBatam
Beranda ยป Gawat! Lahan dan Hutan di Kalimantan Barat Terbakar Hebat, Satelit Temukan 567 Titik Api
Nasional

Gawat! Lahan dan Hutan di Kalimantan Barat Terbakar Hebat, Satelit Temukan 567 Titik Api

18 Agustus 2016Tidak ada komentar
Facebook Twitter WhatsApp
Penampakan peningkatan titik api di Kalimantan Barat, dengan Akurasi 51-100 % | Foto : Ned, BMKG Hang Nadim, Batam
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM-Kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) diwilayah Kalimantan bagian Barat (Kalbar), kembali terpantau dan meningkat jumlah atau titik sebaran apinya sore ini, Kamis (18/8/2016).

Terpantau dari citera satelite NASA, yakni Terra dan Aqua yang kemudian dipublikasikan oleh Lembaga Penerbangan dan Antariksa (Lapan) membuktikan, terdapat peningkatan titik api atau Hot spot yang ada di Kalimantan bagian barat.

Melanjutkan data tersebut, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Hang Nadim, Batam, turut membenaran kondisi Hot spot ini.

Philip, Kepala BMKG Hang Nadim, Batam menyatakan, peninkatan secara tegas terjadi dan menghanguskan hutan di Kalbar. Dari data sebelumnya diketahui hanya ada 21 titik api dengan akurasi 7 titik dengan akurasi 51-60 %, 7 titik (61-70%), 3 titik (71-80%), serta 4 titik dengan akurasi atau ketepatan data 81-100%.

Hari ini, terdata ada 567 titik api yang tercatat dalam pendataan citera satelit Terra dan Aqua milik Nassa.

“Semalam (Rabu, red) hanya ada 21 titik dengan akurasi 60-100%. Nah hari ini malah menjadi-jadi. Tercatat hingga sore ini, Kamis (18/8/2016). Jumlah titik api mencapai 567 Hot spot dengan akurasi 51-60% sebanyak 62 titik, 61-70% sebanyak 116 titik, 71-80% sebanyak 150 titik dan yang paling ekstrim diakurasi 81-100% sebanyak 239 titik api,” kata Philip Mustamu, Kepala BMKG Hang Nadim, Batam.

Dikatakannya juga,ย peningkatan titik api diย Kalimantan Barat (Kalbar) ini terjadi sangat cepat. Hingga berpotensi menghasilkan asap dan membuat wilayah disekitarnya tercemar asap.

Akan hal ini pula, masyarakat wilayah Kalimantan Barat kembali terkena dampak panjang dari penyebaran titik api ini, yaitu adanya penyebaran asap pekat yang berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan bahkan kematian.

Tak hanya itu saja, akibat dari Karlahut ini. Wilayah Ranai, Natuna, Provinsi Kepulauan Riau terancam kembali berasap.

Bagaimana tidak, melihat pola hembusan angin (shareline) yang berhembus dari Tenggara dan Selatan dan cenderung berhembus ke Barat Daya dan Utara. Membuat asap hasil kebakaran diwilayah Kalimantan Barat sangat berpotensi terbawa ke Ranai, Natuna.

“Ini melihat pola hembusan angin, sangat dikhawatirkan Natuna akan terkena asap dari Kalimantan Barat. Karena hembusan angin mengarah kesana,” ucap Philip.

Berbeda halnya dengan kasus karhutla di Sumatera. Asap yang biasanya berasal dari wilayah Barat Kepri ini, kini tak terasa dengan hembusan angin yang mengarah ke Barat Daya dan Utara.

“Jadi yang terasa untuk Natuna, itu asap yang dari Kalimantan saja. Yang dari Sumatera tidak, karena beda jalur anginnya. Kita ada ditimur Sumatera, sementara angin itu dari Tenggara dan Selatan. Jadi kita terhindar dari asap Sumatera,” tegasnya.

Sampai saat ini, lanjutnya, titik api masih terpantau dan semakin meningkat. Oleh karena itulah, Philip mengimbau bagi masyarakat Kepri yang terdampak asap, untuk senantiasa mengunakan masker saat beraktifitas diluar ruangan.

“Pakai masker bagi yang beraktifitas diluar ruangan, dan jaga keehatan agar tetap dapat beraktifitas dengan baik,” tutupnya.

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Related Posts

Layanan Data Telkomsel Alami Penurunan Kualitas, Tim Teknis Dikerahkan Penuh

22 Januari 2026

MK Perkuat Perlindungan Wartawan, Gugatan Harus Lewat Dewan Pers

19 Januari 2026

Gubernur Sumbar Terima Langsung Bantuan Rp4,5 Miliar dari Pemko Batam Untuk Korban Bencana

12 Januari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Tilang Manual Kembali Diberlakukan di Kepri, Berikut Sasaran Pelanggar Lalulintas

9 Mei 2023

Ceramah 9: Dosa Besar Membicarakan Aib Orang

24 Mei 2018

Ceramah Ke-17: Menghadiri Majelis Ilmu Dinaungi Sayap Malaikat

13 Juni 2017

Ceramah 8: Dermawan, Salah Satu Tanda Umrah Mabrur

23 Mei 2018
Don't Miss
Batam
Batam

Warga Batam Geger, Jasad Bayi Tanpa Balutan Ditemukan di Pantai

23 Januari 2026 Batam

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM โ€“ Warga Kota Batam digemparkan dengan penemuan jasad seorang bayi yang mengapung di…

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X

Seluruh Fraksi DPRD Batam Sepakat Dukung Ranperda Lembaga Adat Melayu

22 Januari 2026

Manager PLN Anambas Jalin Silaturahmi dengan Wartawan, Dukung HPN 2026

22 Januari 2026

Kunjungi BP Batam, Bupati Batu Bara Tertarik Replikasi Model Investasi dan Air Bersih Batam

22 Januari 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
About Us
About Us

Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

We're accepting new partnerships right now.

Email Us: centralbatam01@gmail.com
Contact: +1-320-0123-451

Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
Our Picks

Warga Batam Geger, Jasad Bayi Tanpa Balutan Ditemukan di Pantai

23 Januari 2026

Seluruh Fraksi DPRD Batam Sepakat Dukung Ranperda Lembaga Adat Melayu

22 Januari 2026

Manager PLN Anambas Jalin Silaturahmi dengan Wartawan, Dukung HPN 2026

22 Januari 2026
Most Popular

Tilang Manual Kembali Diberlakukan di Kepri, Berikut Sasaran Pelanggar Lalulintas

9 Mei 2023

Ceramah 9: Dosa Besar Membicarakan Aib Orang

24 Mei 2018

Ceramah Ke-17: Menghadiri Majelis Ilmu Dinaungi Sayap Malaikat

13 Juni 2017
© 2026 CentralBatam.co.id
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • UU Pers
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Contact Us
  • About

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.