BERBAGI

Centralbatam.co.id – Menyambut Hari Raya Idul Fitri, warga melayu Niur Permai mempunyai kebiasaan menyalakan lampu colok yang terbuat dari banmbu dan kaleng bekas dengan sumbu berbahan bakar minyak tanah.

Penyalaan lampu colok ini sudah dimulai pada 27 ramadhan hingga lebaran, dengan tujuan menjemput malam memeriahkan malam lailatul qadar.

Menurut Kepala Desa Niur Permai, penyalaan lampu colok dan pembuatan gerbang tahun ini akan dilombakan dan diberikan hadiah kepada pemenang yang gerbang dan lampu colok yang paling meriah.

Menurutnya, tradisi penyalaan lampu colok dan pembuatan gerbang di Desa Niur Permai, melibatkan 10 RT dengan lampu colok berbagai bentuk dan warna.

Faat, salah satu warga menyebutkan bahwa ia selalu menyaksikan penyalaan lampu colok setiap tahunnya. Namun pada tahun ini ada yang beda, lampu colok yang dipasang tersebar beberapa titik di wilayah RT Masing” dan dilombakan.

Kini, lampu colok makin variatif. Warga membuat bingkai-bingkai dari bambu ataupun kayu. Biasanya berbentuk masjid ataupun lafaz Allah yang kemudian dipasang lampu.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY