BERBAGI
Di perhelatan Paris Motor Show, mobil mewah pabrikan produsen asal Italia ini laris manis diserbu pembeli sebelum dipamerkan secara resmi ke hadapan publik, Jumat (30/9/2016) / Foto istimewa

CENTRALBATAM.CO.ID, PARIS-Pamor Ferrari NV kembali menanjak. Di perhelatan Paris Motor Show, mobil mewah pabrikan produsen asal Italia ini laris manis diserbu pembeli sebelum dipamerkan secara resmi ke hadapan publik.

Ferrari berhasil menjual ludes mobil sport yang dibanderol seharga US$ 2,1 juta per unit bertajuk LaFerrari Aperta, Jumat (30/9/2016). LaFerrari Aperta merupakan mobil bertenaga mesin mobil Ferrari di Formula 1 dan hanya diproduksi sebanyak 200 unit di dunia.

Harga Aperta lebih mahal 10 kali lipat ketimbang harga model regular yang dipatok US$ 250.000.

“Mobil edisi terbatas merupakan cara kami menghargai klien,” ujar Head of sales and marketing Ferrari Enrico Galliera, seperti dilansir Bloomberg, Jumat (30/9/2016).

Belakangan, kinerja Ferrari terus tertekan karena kalah bersaing dengan produsen mewah lain. Dus, sejak November 2015, harga saham Ferrari di bawah harga penawaran saham perdana (IPO) yang senilai US$ 52 per saham.

Sambutan positif atas LaFerrari Aperta mendorong si Kuda Jingkrak meningkatkan kapasitas produksi. Rencananya, Ferrari bakal merakit 9.000 mobil sport per tahun mulai 2019, naik dari saat ini 8.000 unit.

Ferrari menjadi primadona Paris Motor Show karena sederet rival absen di pameran mobil tersohor itu. Rolls-Royce, Aston Martin, Maserati, Cadillac, McLaren,Fisker, Genesis, Lamborghini, dan Bugatti kompak absen.

Tapi, tahun depan Ferrari harus menghadapi ambisi ekspansi Lamborghini. Tahun depan, Lamborghini bakal melego model terbaru Urus yang diperkirakan seharga US$ 210.000 per unit.

Prospek ekonomi yang membaik pun membuat Lamborghini percaya diri untuk mengerek produksi. Tahun depan, Lamborghini bakal memproduksi 5.000 unit mobil, naik dua kali lipat dari saat ini 2.500 unit mobil.

Mobil listrik

Yang jelas, persaingan di pasar mobil mewah kian sengit. Pasalnya, di segmen mobil yang dibanderol di atas US$ 100.000 per unit ini, mobil sport harus beradu dengan pesona mobil listrik yang tengah naik daun.

Di pasar mobil listrik, Mercedes-Benz merupakan produsen otomotif yang paling ambisius. Mercedes berencana meluncurkan 10 model baru mobil listrik sekaligus sehingga mobil listrik menyumbang 15 persen hingga 20 persen terhadap total pendapatan pada 2025.

Ada pula produsen mobil Porsche yang berniat menggabungkan teknologi ramah lingkungan dengan keindahan desain.

Porsche mengumumkan bakal membenamkan investasi senilai US$ 1,12 miliar untuk memproduksi mobil listrik seri perdana.

Tahun ini, produsen otomotif kakap mulai serius menggarap pasar mobil listrik. Selama ini, pasar mobil dengan tenaga baterai ini didominasi Tesla, perusahaan milik miliarder Elon Musk.

Sepanjang tahun ini, Tesla menargetkan penjualan hingga mencapai 500.000 unit.(*)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY