CENTRALBATAM.co.di, BINTAN-Pesatnya perkembangan dunia teknologi dengan segala fitur-fiturnya yang memanjakan, membuat anak-anak lebih mudah gemar membuka sosial media (medsos) ketimbang membaca buku. Harus diakui bahwa era digitalisasi saat ini, jarang ditemukan generasi muda yang gemar membaca. Kebanyakan dari mereka lebih disibukkan berfoto dan cenderung lebih memilih bermain games gadget.
Usai membuka agenda Promosi Minat Baca Tahun 2018 di Relief Antam Kijang, Senin (30/7/2018) pagi, Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengatakan diperlukannya sebuah terobosan inovasi dalam membangkitkan minat baca diera digitalisasi saat ini.
Menurutnya, anak-anak muda harus diberikan semangat dan sarana prasarana yang mendukung dalam menggerakkan semangat membaca.
“Harus kita ciptakan generasi yang memiliki gemar membaca. Bahkan saya rasakan sendiri, bagaimana anak-anak sekarang lebih peduli dengan HP (handpone) dibandingkan dengan buku sekolah. Hari ini harus kita jadikan momentum untuk kita semua dalam menggairahkan minat baca,” ujarnya.
“Gedung Community Centre sedang dalam tahap penyempurnaan, di tahun 2019 nanti kita targetkan gedung sudah bisa difungsikan sebagai gedung pustaka yang representatif bagi anak-anak kita, ” kata Apri yang didampingi Sekda Kabupaten Bintan Drs Adi Prihantara dan Ketua TP PKK Kabupaten Bintan, Hj Deby Maryanti.
Apri menyebutkan minat baca siswa untuk di Indonesia tergolong sangat rendah. Kabupaten Bintan sendiri melakukan berbagai upaya dalam meningkatkan minta baca tersebut, yang salah satunya dengan menyediakan Kapal Pustaka Apung.
“Untuk daerah masyarakat pesisir, ada fasilitas Kapal Pustaka Apung yang kita sediakan untuk pelajar dan masyarakat umum ” ujarnya.
Agenda Promosi Minat Baca tersebut dihadiri ratusan peserta pelajar dan mahasiswa. Kegiatan tersebut juga diisi dengan membedah buku, The Secret Of Room 403, dengan Narasumber Riawani Elyta.(ndn)

