CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Untuk mendukung surat edaran terkait diterapkan Phisycal Distancing dan wajib pakai masker, tahap pertama Wali Kota Batamm Muhammad Rudi akan didistribusikan bantuan sembako kepada warga Sabtu (17/4/2020) besok.
Dengan diberikannya bantuan sembako tersebu, masyarakat Kota Batam diharapkan tidak lagi keluar rumah.
“Saya ingin 14 hari itu betul-betul kita manfaatkan. Tak ada satupun yang kelapangan maka persiapkanlah diri. Boleh keluar, beli apa adanya yang dibutuhkan kemudian istirahat lagi di rumah. Setelah 14 hari baru kita lihat,” ujar Rudi di Panggung Utama Engku Puteri, Jumat (17/4).
Selama proses ini Tim Gugus Tugas penanganan Covid-19 tetap menyisir kondisi warganya melalui camat dan lurah. Jika ada warga terpaksa harus ada yang keluar, maka tetap menggunakan masker.
“Ada kata pak wakil orang tanpa gejala keluar tapi sakit. Tapi dia bisa sembuh,” katanya.
Rudi mengakui paket sembako ini isinya tidak sama semua. Sehingga diharapkan masyarakat tidak banyak protes dan posting ke media sosial.
“Kepada masyarakat jangan ada yang protes mungkin isi sembakonya tak sama. Maklumlah sebagian dari anggaran pemerintah, 1/3 nya dari pengusaha luar. Masalahnya hari ini mau cari gulanya susah,” katanya.
“Ada nanti yang dapat gula, ada yang tak dapat gula. Jadi diganti dengan susu kental manis. Jadi jangan nanti diperdebatkan. Kami berusaha melengkapi agar semua mendapat sembako paket pertama. Saya luruskan jangan ada protes masukkan medsos lagi,” paparnya.
Sembako yang menggunakan anggaran pemerintah, paketnya antara lain, 5 kilogram beras, 2 liter minyak goreng dan 1 kilogram gula pasir. Sedangkan paket sembako yang menggunakan anggaran pengusaha diantaranya, 5 kilogram beras, 2 liter minyak goreng dan susu kental manis.
“Kalau ada paketnya lain juga saya kira itulah bantuan dari swasta dan usah dipermasalahkan kenapa tak sama,” kata Rudi.
Rudi melanjutkan bantuan paket sembako tahap kedua akan dilakukan pada awal Mei mendatang. Pihaknya sudah menyiapkan sebanyak 300 ribu paket sembako yang diminta dari bantuan Pemerintah Provinsi Kepri.
“Paketnya sudah saya minta sama pak Gubernur kalau boleh beras 10 kilogram, minyak goreng 3 liter dan indomie 1 kotak,” harap Rudi.
Selanjutnya bantuan paket sembako tahap ketiga dari Pemko Batam dan tahap keempat dari BP Batam akan disamakan. Rudi sudah menganggarkan bantuan tersebut.
“Kita sudah dapat surat izin untuk menganggarkan itu,” katanya.
Rudi berharap pembagian sembako ini bisa berjalan dengan efektif. Dimulai dari April, awal Mei, awal Juni, Juli, dan Agustus.
“Sehingga ada 6 kali. 2 kali sini, 2 kali BP dan 2 kali provinsi,” tuturnya.
Rudi mengaku bantuan ini memang tidak mencukupi seluruh kebutuhan masyarakat Kota Batam. Namun, ia mengingatkan lagi, keuangan Pemko Batam sangat terbatas, sehingga tak bisa memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat Kota Batam.(dkh)

