CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam, Nuryanto, menerima kunjungan audiensi dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Kota Batam, Rabu (6/4/2022).
Kunjungan ini dalam rangka silaturahmi kepada instansi pemerintahan yang agendanya telah dijalankan oleh KPPI Batam sejak awal tahun 2022 lalu. Sebelumnya, pada Desember 2021 KPPI Batam telah menjalankan pelantikan pengurus baru.
“Dari bulan Januari 2022 ini kami sudah melaksanakan roadshow ke instansi-instansi pemerintah. Tujuannya, selain silaturahmi, adalah meminta dukungan dari para pimpinan kepala daerah, DPRD, serta kepolisian terhadap program-program KPPI Batam,” ujar Ketua KPPI Batam, Ernawati.
Ia menjelaskan, KPPI Batam telah mulai dibentuk sejak tahun 2004. Organisasi ini dibentuk sebagai wadah bagi para kader perempuan di Kota Batam untuk belajar dan mempersiapkan diri dalam bidang politik.
Sebagaimana fungsinya, KPPI Batam kini telah diikuti oleh sekitar 38 anggota yang tergabung dari 14 partai politik, seperti PDI Perjuangan, Nasdem, Golkar, PPP, PKB, PSI, Demokrat, Gerindra, Hanura, PKS, Perindo, Gelora, Partai Ummat, dan PAN.
Erna menambahkan, selama ini bentuk dukungan dari DPRD Kota Batam telah dirasakan oleh KPPI Batam. Salah satunya, adalah keleluasaan menggunakan Ruang Rapat Serbaguna DPRD Kota Batam dalam kegiatan rapat KPPI Batam.
“Kami kalau rapat selalu di Ruang Serbaguna DPRD Kota Batam. Ini adalah salah satu bentuk dukungan dari DPRD Kota Batam kepada kami,” ungkap Erna.
Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto, pun menyambut baik adanya wadah bagi perempuan politik di Kota Batam, seperti KPPI Batam. Ia berharap KPPI Batam dapat menjadi wadah pendidikan politik bagi kader parpol perempuan di Batam.
Menurut Nuryanto, peminat dari golongan perempuan dalam kancah politik sebenarnya sangat besar. Dari segi kualitas maupun kuantitas, perempuan juga tidak kalah dari laki-laki. Namun, keterpilihan calon perempuan dalam tampuk kepemimpinan masih bisa dihitung jari.
“Pemerintah sudah mendukung keterlibatan perempuan dalam politik, salah satunya dengan menetapkan kuota pencalonan politik untuk perempuan minimal 30 persen,” ujar Nuryanto.
Kesempatan ini, menurutnya, dapat dimanfaatkan dengan persiapan diri dari masing-masing kader perempuan baik secara mental, maupun pemahaman politik. Dengan meningkatnya kualitas dan kapasitas, maka peluang calon perempuan terpilih dalam kontestasi politik akan semakin besar.
Dalam menyambut kehadiran para anggota KPPI Batam di Ruang Kerja Ketua DPRD Kota Batam tersebut, Nuryanto turut didampingi oleh Wakil Ketua II DPRD Kota Batam, Ahmad Surya, dan Anggota DPRD Kota Batam, Tan A Tie. (dkh)

