CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN -Sebuahsepeda motor yang belum diketahui jenisnya ditemukan hangus terbakar di Kampung Keling, Desa Malang Rapat, Kamis (27/9).
Selain sepeda motor, pengandara bersama yang diboncengnya juga ditemukan tewas ditempat persis depan Hotel Prima.
Saat ditemukan, badan kedua pria korban terlihat terbujur kaku dalam keadaan gosong. Akibatnya, wajah keduanya tidak dikenali lagi.
Berdasarkan pantauan centralbatam.co.id, dilapangan terlihat beberapa anggota polisi dari Satlantas dan Polres Bintan hadir melakukan olah TKP.
Salah satu saksi mata, Herman yang mengaku orang pertama yang mengetahui kejadian itu. Ia bersama Babhinsa teluk Bakau sedang berjalan dari arah Kawal menuju Berakit.
“Kejadianya sekitar jam 1 tadi (27/9), dari jauh kami pikir cuma rumput yang terbakar. Pas uda dekat, pak Babhin bilang ‘dalam api itu ada orang’,” kata pria yang juga ketua RT setempat.
Setelah mengetahui adanya orang bersama motor dalam kobaran api itu, ia dan Babhin langsung berinisatif menyiram api. Tapi saat itu kedua korban sudah tak bernyawa lagi.
Baik Herman selaku ketua RT disana, maupun Kades Malang Rapat mengaku hingga saat ini belum ada warga Malang rapat yang mengaku kehilangan anggota keluarga.
“Belum ada. Tapj mudah-mudahan itu bukan warga kita,” ujar Kades Malang Rapat, Bolli Saverius.
Sementara itu, berdasarkan keterangan salah satu dokter yang bertugas di Puskesmas Gunungkijang, dokter Hendro mengatakan “Untuk sementara ini kami menemukan kepala korban terbentur. Hal ini dari pendarahan yang terus keluar dari telinga korban,” sebutnya.
Kasat Lantas Polres Bintan AKP Cut Amelia saat ditemui di TKP terkait kornologis kejadian belum memberikan keterangan.
“Masih olah TKP, mohon bersabar,” ujar singkat.

