BERBAGI
Tim Basarnas sedang melakukan pencarian terhadap korban longsor di Bukit Senyum, Kelurahan Kampung Seraya, Kota Batam, dinihari Sabtu (9/1/2021)

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Dua orang tewas dan satu selamat akibat tanah longsor yang terjadi di Bukti Senyum, Kelurahan Seraya, Kota Batam atau tepatnya di samping Masjid Baitul Makmur, Jumat (8/1/2021).

Tim Basarnas tujuh jam melakukan pencarian terhadap dua korban yang terjebak tanah yang longsor tersebut hingga dinihari Sabtu (9/1/2021). Tanah longsor itu terjadi sekira pukul 17.00 WIB saat itu hujan ringan turun, Jumat (8/1/2021).

Basranas pun mengerahkan alat berat excavator untuk mencari korban yang tertimbun tanah longsor.

Slamet yang ditemukan pertama korban yang tertimbun tanah dalam kondisi tidak beryawa. Kemudian M Taufik selamat dari musibah tersebut.

Sementara M taufik korban tertimbun, baru ditemukan sekira pukul 01.00 dinihari Sabtu (9/1/2021). Bakri yang merupakan seorang buruh bangunan itu ditemukan tertimbun dihempitan reruntuhan proyek bangunan.

Baca Juga:  Korem 033/WP Gelar Tes Garjas, Syarat Wajib Prajurit untuk Kenaikan Pangkat

Dua korban tewas dan satu selamat, merupakan pekerja yang sedang mengerjakan rumah 3 lantai oleh PT Cahaya Ilham Barokah.

Kepala Pos Basarnas Batam, Ronaldy mengatakan berdasarkan informasi yang diperoleh, peristiwa itu bermula saat tiga korban sedang kerja lembur untuk pemasangan papan mal pengecoran.

Tidak lama kemudian, terjadi tanah longsor sehingga korban terjebak di reruntuhan tanah.

Upaya demi upaya menyelamatkan diri, 1 orang korban berhasil selamat atas nama Taufick, dan 1 orang korban atas nama Slamet ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Tidak hanya korban Taufick dan Slamet, petugas tim gabungan juga melakukan pencarian terhadap korban Bakri.

Kemudian, Tim Basarnas baru menemukan jasad Bakri sekira pukul 01.00 WIB, Sabtu (9/1/2021).

Baca Juga:  Dua Pasien di Anambas Terkonfirmasi Positif, Sempat Keluhkan Hilang Indera Penciuman

“Kita menemukan tubuhnya (korban red), sekira pukul 01.00 dini hari. Korban ditemukan dihempitan kayu dan semen coran dihimpit tanah longsor,” ujarnya.

Setelah dievakuasi, korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri.

Ronaldy mengaku saat evakuasi, sempat kewalahan lantaran kondisi gelap, bahkan saat tubuh korban ditemukan dihimpit bangunan, yang membuat pihaknya harus berhati-hati evakuasi.

“Kedua korban yang dicari sudah berhasil kita temukan. Keduanya sudah dalam kondiai meninggal dunia,” katanya.(dkh)

Baca berita menarik CENTRALBATAM.co.id lainnya di Google News 

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

Tinggalkan Balasan