BERBAGI
Salah satu korban tewas pasca tabrakan antara speed boat dengan boat pancung yang ditumpangi delapan orang warga Pulau Seraya, Jumat (13/1/2017) / Foto Ned

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM-Satu keluarga yang menumpangi boat pancung yang terbuat dari fiberglass tewas setelah ditabrak speed boat di perairan Pulau Seraya, Kecamatan Sekupang, Jumat (13/1/2017).
 
Boat pancung yang membawa delapan orang warga Pulau Seraya itu pun langsung terbelah dan hancur. Kemudian seluruh penumpangnya langsung terlempar ke laut dan tenggelam.

Akibat dari kecelakaan laut itu yang terjadi sekitar pukul 18.00 WIB, dua orang tewas dan lainnya kritis yang dilarikan ke Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam.

Penumpang Boat Pancung naas itu antara lain Sarif (29), Joni (40), Normah (40), Nur Fitri (16), Rahman kritis dan dirawat di RSBP Batam. Kemudian Jais (42) dan Ahyang meninggal dunia, sedangkan bayi Febi Wilsona Putri (8 bulan) meninggal setelah sempat dirawat dan dirujuk di RS Awal Bross.

Lim, Ketua RW Pulau Seraya menjelaskan delapan warganya ini, awalnya mau pergi seberak menuju pelabuhan Sekupang dan dilanjutnya pergi berobat.

Baru saja beranjak pergi boat yang ditumpangi delapan orang tersebut, tiba-tiba saja datang speed boat dari arah belakang dan menabrak boat pancung yang terbuat dari fiberglass tersebut.

“Speed boat itu tepat menabrak di bagian belakang dekan mesin  dan langsung masuk ke lambung boat pancung tersebut sehingga transportasi yang ditumpangi delapan orang itu pecah,” katanya.

Akibatnya, enam orang kritis langsung dilarikan ke RSBP untuk mendapatkan perawatan. Sementara dua orang lagi tewas akibat luka parah dibagian kepala.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY