CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Anggota Komisi II DPRD Kota Batam, Rahmad, mendukung langkah Citramas Group untuk terus menggaet investor asing.
Selain untuk meningkatkan perekonomian daerah, langkah-langkah strategis yang akan menjadi rencana Citramas Group ke depan dapat membuka peluang kerja bagi warga Kota Batam.
Seperti yang dilakukan oleh perusahaan asal Australia, PT Austin Engineering Indonesia, baru-baru ini.
Perusahaan yang terletak di Kawasan Industri Kabil Kota Batam tersebut kembali melakukan ekspansi dengan peningkatan investasi aset serta pembaharuan fasilitas.
Nilai ekspansi dan investasinya pun cukup besar yakni senilai 6 juta Dolar Australia.
Rahmad yakin, beberapa perusahaan yang ada sekarang di wilayah industri tersebut juga akan melakukan hal serupa sehingga memberikan sinyal positif bagi nilai investasi asing di Kota Batam.
Mengingat, nilai Penanaman Modal Asing (PMA) tahun 2022 di Batam tumbuh 48,5 persen jika dibandingkan tahun 2021 silam.
“Banyaknya investasi yang masuk juga diharapkan mampu menguntungkan dalam rekrutmen pekerja. Anak lokal harus dilibatkan, jangan malah jadi penonton saja,” ujar Rahmad, Jumat (17/2/2023).
Sejalan dengan upaya perusahaan untuk melakukan ekspansi bisnis, Rahmad mengingatkan agar Pemerintah atau Badan Pengusahaan (BP) Batam juga dapat mendukungnya dengan memberikan kepastian hukum dan kemudahan dalam perizinan bagi para calon investor ke depan.
“Pelayanan perizinan itu harus jelas dan cepat. Jangan dibuat sulit karena investor itu butuh kepastian agar investasi datang dan perekonomian meningkat,” ujarnya lagi.
Ia berpesan, para investor yang masuk juga harus mampu melibatkan masyarakat lokal dalam pengerjaan proyek ke depannya.
Untuk diketahui, ekspansi PT Austin Engineering Indonesia saat ini membutuhkan sekitar 150 tenaga kerja baru untuk proyek ke depannya.
Chairman Citramas Group, Kris Wiluan, berharap agar kebutuhan itu juga dapat memberikan dampak ke masyarakat. Khususnya di sekitar Kawasan Industri Kabil.
“Saat ini, yang paling penting adalah memberikan pekerjaan untuk anak-anak kita. Lalu berikan pelatihan untuk mereka. Sehingga, kita harapkan investasi yang ada terus mampu untuk menyerap tenaga kerja ke depannya,” ujarnya.(dkh)

