BERBAGI
ilustrasi

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM-Anggota Komisi VI DPR RI Bowo Sidik Pangarso menolak rencana kenaikan gaji jajaran pemimpin BP Batam.

“Tolak saja, itu tidak benar,” kata Bowo usai rapat membahas perselisihan kewenangan antara BP Batam dengan Pemerintah Kota Batam, Kamis (21/4/2017).

BP  Batam mengajukan kenaikan gaji jajaran pemimpinnya kepada pemerintah pusat, namun hingga saat ini belum disetujui.

Menurut Bowo, permintaan BP Batam itu tidak tepat karena lembaga yang sebelumnya bernama Otorita Batam bukanlah badan yang mencari keuntungan.

“BP Batam bukan perusahaan yang mencari profit,” katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi VI DPR RI Teguh Juwarno memberikan catatan kritis untuk kinerja BP Batam sebagai lembaga yang bertugas mengurus masalah investasi dan perdagangan di Pulau Batam.

Baca Juga:  KPU Bintan Tetapkan "Bupati Indonesia" Sebagai Pemenang Pilkada

Bila melihat pertumbuhan ekonomi di Kawasan Batam, hasilnya belum seperti yang diharapkan.

Terlebih, dalam tiga tahun terakhir, sekitar 20 perusahaan yang beroperasi di kawasan itu tutup, dan terjadi pemutusan hubungan kerja terhadap ribuan pekerja.

“Itu semua tanda-tanda yang tidak kami inginkan. Dari kacamata kami, tidak diharapkan,” katanya.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY