CENTRALBATAM.id, BATAM-Akibat diterjang arus laut yang kuat dan gelombang air laut surut, Boat Pancung dengan muatan sembako, terbalik dan karam.
Kejadiaan naas itu menimpa Willy Batubara (26) pengemudi boat pancung, sekitar pukul 18.00 WIB, Senin (12/2/2018). Saat itu Willy sekitar pukul 17.50 WIB, baru saja berangkat dari pelabuhan Pak Amat yang berada di kawasan industri, Kelurahan Sei Harapan, Kecamatan Sekupang, Kota Batam menuju Pulau Belakang Padang.
Dengan memuat sejumlah kebutuhan pokok (sembako) boat pancung yang menggunakan mesin tempel 40 PK itu pun melintasi periaran Sekupang dan kemudian sampai di peraiaran Pulau Meriam. Di depan Pulau Meriam inilah, boat pancung yang dikemudikan Willy teseret arus putar dan dihantam gelombang yang saat itu air laut sedang gerak surut.
“Willy pun tidak bisa mengendalikan boat pancung yang dibawanya itu. Air laut pun masuk ke dalam boat pancung, ditambah lagi diterjang gelombang, hingga akhirnya boat pancung yang memuat sembako terbalik dan karam,” kata Kapolsek Belakangpadang, AKP Ulil Rahim, Selasa (13/2/2018).
Ulil mengatakan barang-barang sembako pun langsung hanyut dibawa arus laut dan sebagian lagi tenggelam. Sementara barang yang bisa diselamatkan hanya kecil. Willy sempat menyelamatkan diri dengan bernang menuju pantai Pulau Meriam. Willy pun diselamatkan oleh pengemudi boat pancung lainnya yang kebetulan melintas di perairan Pulau Meriam.
“Barang kebutuhan pokok yang dimuat dalam boat pancung itu, seperti beras 30 karung, tisu 5 bal, gabus nasi 3 Bal, susu Dancow 10 dus dan lainya. Akibat dari kejadian itu, kerugian yang dialami hingga Rp 30 juta,” katanya.

