CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN–Baru-baru ini pelakor atau perebut laki orang, sering kali muncul dari berbagai media dan media social. Tiap kali berita atau video terkait wanita penyandang gelar pelakor muncul, tidak sedikit warganet berlomba-lomba memberi komentar pedas pada wanita itu.
Jika di dunia maya kita hanya bisa membaca komentar warganet terkait pelakor, kali ini kita mendengar langsung komentar Dini Indriani.
Sebagai Master of Ceremony (MC) diberbagai acara swasta dan pemerintah di wilayah Bintan, Dini mengaku sering kali mendapat godaan dari kaum hawa (pria).
“Kalau mendapat godaan ya pasti lah. Bahkan sering banget,” ujar Dini disela-sela acara peresmian Masjid, Gesk, Jumat (23/2/2018).
Punya wajah cantik dan manis serta body yang tak kalah jauh dari seorang model, membuat setiap pria tak tahan jika tak mendekati dirinya. Bukan hanya pria single, hingga pria yang sudah beristri pun tak mau ketinggalan untuk mencoba mengadu keberuntungan dengan mendekati dirinya.
Menanggapi setiap godaan dari para pria beristri, Dini mengatakan tidak pernah memberi kesempatan.
“Kalau sekedar kenalan, saya welcome. Tapi kalau sudah lari kemana-kemana (mulai merayu), saya mulai pasang langkah seribu alias kabur,” papar Dini sambil ketawa.
Ditanya tanggapannya mengenai pelakor, Dini mengaku pusing.
“Nah itu dia, saya pusing kalau zaman now masih ada pelakor. Kayak gimana gitu loh? Kayak nggak ada pria lain aja,” sebutnya dengan mimik heran.
Keahlian Dini membaca bahasa tubuh setiap karakter para hadirin di acara-acara seremonial membuat Dini mahir membaca bahasa tubuh lawan bicara. Saat lawan bicaranya menujukan bahasa tubuh yang menginginkan lebih dari sekedar teman, Dini langsung pamit.
“Dulu kan pas kursus MC, kami diajari cara membaca bahasa tubuh. Nah, saat (laki) lawan bicara menujukan bahasa tubuh negatif, saya minta pamit. Terus kalau diminta nomor telpon saya tolak dengan halus,” jelas wanita yang murah senyum ini.
Meskipun dirinya tidak dapat menghitung berapa banyak laki (pria) beristri melancarkan rayuan, ia mengaku tidak pernah kecantol.
“Ya, gimana mau kencantol (pria) orang saya tidak memberi kesempatan. Haha,” katanya.(ndn)

