BERBAGI
Foto Hasriawadi (kanan) bersama Wakil Bupati Bintan

CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Anggota DPRD Bintan, Hasriawady menanggapi isu terkait tudingan yang menyatakan dirinya menjadi beking dari PT Manggrove Industry Park Indonesia.

Menanggapi hal itu, Hasriwady menegaskan dirinya tidak terlibat menjadi oknum pembekab PT MIPI seperti yang dituduhkan. Jika yang dituduhkan padanya berdasarkan foto-foto yang beredar luas dengan petinggi PT MIPI, maka itu tidak lain karena kedekatan dirinya dengan Event Organizer (EO) PT MIPI.

Berikut pernytaan Hasriawadi pada wartawan media centralbatam.co.id, Selasa (14/1/2020).

Terus terang ketika mahasiswa mengatakan bahwa saya terlibat dalam atau menjadi oknum salah satu pembekab PT MIPI. Saya katakan tidak! Karena mereka dasarnya (menuduh) apa? Hanya karena berdasarkan saya berteman dengan salah seorang EO yang namanya Edy Jafar. Itu kan tak mungkin, itu kan silahturahmi yang saya bangun.

Bahkan saya selalu bilang, tolong mencari regulasi yang benar yang bisa menjaga investasi agar kondusif. Karena ini untuk menjaga situasi jangan sampai berdampak sosial ketika perusahaan ini tutup.

Karena perusahaan sudah memperkerjakan masyarakat sekeliling dan masyarakat sekitar. Di dua kecamatan yakni kecamatan Bintan Timur dan kecamatan Gunungkijang. Kita tidak mau dampak sosial itu juga akan keluar. Kalau soal izin atau soal apa, itu bukan urusan kami.

Tapi apakah kita tidak ada solusi sama sekali? Karena ini sudah menyakut investasi, kepercayaan Negara orang terhadap Indonesia ini. Apalagi sekarang Presiden sedang menggalak-galakan yang namanya insvestasi . saya membaca beberapa aturan yah, yang sifatnya memudahkan, artian pemerintah pusat meminta  Penanaman Modal Asing (PMA) Investasi Dan investor tolong dijaga. Agar diberi kemudahan,

Nah tinggal nanti antara pihak PT MIPI dan pemerintah duduk dan apa yang sudah dilakukan PTSP sudah benar dengan memanggil PT MIPI untuk mencari solusi agar perusahaan ini tetap berdiri. Sehingga pengangguran di Bintan berkurang.

Untuk itu saya meminta kita semua berkepala dingin jangan tuduh sana-sini akhirnya muncul saling kecurigaan.

Nah masiswa kan adik-adik kita. Kenapa tidak panggil saya untuk duduk ngopi untuk minta penjelasan. Kalau asal tuduh kesannya kan memfitnah, iya kan? Artinya kalau kesannya memfitnah dan kalau ada nama saya kalau saya lapor. Iya kan, kecuali kalau saya sudah ditetapkan atau menerobos pemerintah ini-itu. Itu saya salah.

Jadi sekalai lagi saya tegaskan, saya kebetulan mengenal si EOnya. Ya itu aja, ketika mereka ada kegiatan, dan saya di minta datang sebagai warga dan saya datang. Jadi yang menuduh saya ini saya minta lebih realistis dan objektif. Tolonglah berpikir bijak. Kalau ada yang ngotot mereka benar (tuduhan) saya juga merasa benar. Jadi harus dibuktikan.

Lebih lanjut ia berharap dengan pemberitaan ini, tidak ada lagi pihak-pihak yang masih berpikir miring tetang dirinya. Sebab sebagai salah satu wakil rakyat, ia tentu bekerja untuk kepetingan masyarakat. (Ndn)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY