BERBAGI
Walikota Batam, H. M. Rudi | Foto: Ned

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Walikota Batam, H. M. Rudi, SE., MM melontarkan rasa kekecewaannya terhadap jajaran Bright PLN Batam, Senin (17/4/2017) siang.

Usai menemui ratusan demonstran di depan kantornya, Rudi langsung mengungkapkan hal yang tidak diduga-duga sebelumnya.

Ungkapan itu, ialah kekesalan bercampur rasa kecewa. Ibarat sang pemuda yang di khianati kekasihnya, begitulah reaksi orang nomor satu di Batam itu.

Bagaimana tidak, pasalnya, Direktur Bright PLN Batam mangkir dariundangan Rudi. Sang direktur pengelola sistem kelistrikan di Batam itu absen dari undangan Walikota Batam.

Bukan untuk menghadiri pesta megah, atau berdialog di hotel mewah. Undangan yang dimaksudkan Rudi, ialah untuk menemui ratusan demonstran yang datang ke kantornya dan menuntut untuk segera dicabutnya surat keputusan (SK) Gubernur tentang kenaikan tarif dasar listrik (TDL) di Batam.

“Sebelum ini, saya sudah kirimkan undangan resmi. Tapi malah tidak hadir (Direktur Bright PLN, red). Jujur, tulis saja (jadi berita, red) bahwa saya tersinggung atas ketidakhadiran direktur PLN,” ungkap Rudi kepada awak media, Senin siang.

Baca Juga:  Kobaran Api Terus Menjilat Kapal di Kampung Bugis Tanjungpiinang, Berikut Foto-fotonya
Gubernur Kepri, Nurdin Basirun (memegang mic) didampingi Walikota Batam, H. M. Rudi (kanan) saat berdialog bersama massa, dibalik kawat berduri | Foto : Ned

“Ya, harusnya mereka (Brigh PLN, red) juga hadir dan mendengarkan aspirasi masyarakat saya. Kok malah tidak hadir. Jujur, saya kecewa. Sudah begitu, mereka tidak ada pemberitahuan ke kita kalau mereka tidak hadir,” tuturnya.

Sikap yang dianggap mengecewakan itu, dipandang Rudi tidak seharusnya terjadi. Dia beranggapan, seharusnya Bright PLN lah yang menemui massa dan memberi penjelasan atas naiknya TDL di Batam.

“Tidak ada yang di lecehkan, tapi tersinggung. Harusnya mereka yang dengar langsung aspirasi masyarakat saya,” ungkapnya kesal.

Pantauan di lokasi, Walikota Batam bersama Gubernur Kepri Nurdin Basirun tampak hadir dan menemui ratusan demonstran. Di sela dialognya bersama demonstran, Nurdin menegaskan akan melakukan pengkajian ulang akan SK yang telah ditandatanganinya.

“Nanti SK TDL Batam akan kita kaji ulang, jangan panik. Kita usahakan yang terbaik,” tegas Nurdin Basirun.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY