BERBAGI
Gisella Anastasia alias Gisel saat menjalani pemeriksaan

CENTRALBATAM.CO.ID, JAKARTA – Nama Gisella Anastasia alias Gisel kembali jadi perbincangan setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus video mesum oleh Polda Metro Jaya, Selasa (29/12/2020).

Penetapan tersangka terhadap Gisel dilakukan setelah polisi melakukan gelar perkara, Senin. Video mesum berdurasi 19 detik yang menghebohkan jagat maya, November lalu, pemerannya ternyata benar Gisel.

Selain Gisel, pemeran pria berinisial MYD juga ditetapkan sebagai tersangka. Belakangan diketahui, MYD adalah Michael Yukinobu Defretes.

”Hasil gelar perkara kemarin menaikkan status saksi GA (Giselle Anastasia) sebagai tersangka,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Polda Metro, Selasa (29/12/2020).

Hasil gelar perkara itu diperkuat hasil penelitian ahli forensik.

Menurut Yusri, Gisel dan MYD telah mengakui bahwa mereka berdua merupakan orang yang ada di video porno yang beredar di media sosial itu.

”Keterangan dari saudari GA dan MYD, bahwa saudari GA mengakui dikuatkan lagi oleh ahli forensik yang ada, ahli IT, dan saudari GA mengakui dan MYD mengakui bahwa itu yang ada di video tersebut yang beredar di media sosial, itu adalah dirinya sendiri, dia akui itu dirinya sendiri,” ucap Yusri.

Ketika dikonfirmasi bahwa MYD adalah pria bernama Michael Yukinobu Defretes, Kasubdit Tindak Pidana Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Dhany Aryanda membenarkan.

“Iya,” katanya.

Berdasarkan laman profil akun media sosialnya, Michael berasal dari Kota Medan. Dia sempat mengenyam pendidikan tinggi di salah satu universitas swasta di Jakarta dan pernah tinggal di Kakogawa, Hyogo, Jepang.

Selain hobi bermain basket, Michael Yukinobu Defretes sering pergi ke luar negeri dilihat dari foto-fotonya.

Kepada polisi, Gisel dan MYD mengaku membuat video itu pada tahun 2017. Video itu dibuat ketika keduanya berada di salah satu hotel di Medan.

”Dia mengakui itu adalah dirinya sendiri dan terjadi pada tahun 2017 yang lalu di salah satu hotel di Medan,” ungkap Yusri.

Dalam kasus ini, Gisel dan MYD dijerat Pasal 4 ayat (1) juncto Pasal 29 dan atau Pasal 8 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.

Mereka terancam hukuman 6 bulan sampai 12 tahun penjara.

Untuk diketahui, saat video itu dibuat, Gisel masih berstatus istri Gading Marten. Keduanya menikah tahun 2013 dan bercerai tahun 2019 dengan satu anak.

Motif keduanya merekam adegan intim tersebut, menurut Yusri, adalah untuk dokumentasi pribadi.

”Kalau ditanya, ya, untuk dokumentasi pribadi, enggak mungkin dijual lagi. Tapi di sini kan ini bisa sampai masuk ke publik, ini yang jadi bisa kena tersangkanya,” kata Yusri.

Terkait tersebarnya video itu, polisi masih mendalaminya. Sebab, kata Yusri, ada yang bilang handphone-nya rusak, ada yang bilang sudah terkirim ke si ini. Polisi akan segera memanggil kembali Gisel dan MYD sebagai tersangka.(dkh)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY