BERBAGI
Walikota Batam, H. M. Rudi, SE., MM langsung menyambut kedatangan sekitar 2.000 demonstran dari berbagai aliansi atau serikat pekerja (SP), Kamis (29/9/2016) siang | Foto : Ned

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Kepolisian Daerah (Polda) Provinsi Kepri menerjunkan ratusan personelnya ke Kecamatan Batam Kota, Batam, Senin (17/4/2017) pagi.

Tampak di depan Kantor Walikota Batam, beberapa armada angkut berupa bus bertuliskan ‘polisi’ menepi di sepanjang jalan Engku Putri.

Tak lama, ratusan personel kepolisian berseragam lengkap turun dari beberapa bus yang terparkir itu.

Sampai di depan kantor pemerintahan itu, beberapa petugas langsung membentangkan gulungan kawat berduri. Tak lama, kantor tersebut tampak seperti pangkalan militer yang hendak diserbu musuh. Dilengkapi pagar berduri, agar tak dapat diterobos.

Penampakan ini jelas tergambar, dengan bentangan kawat duri yang menutup akses masuk setiap orang.

Diketahui, kedatangan ratusan polisi dan pemasangan kawat berduri itu dilakukan untuk mengawal demonstrasi jilid tiga. Aksi itu digelar oleh masyarakat, LSM, serikat pekerja, hingga mahasiswa.

Adapun salah satu LSM yang menjadi koordinator penyelenggaraan aksi, yakni Aliansi Masyarakat Peduli Listrik (Ampli) Batam.

Beberapa polisi yang sempat dikonfirmasi mengatakan, penerjunan tim pengamanan kali ini melibatkan jajaran Polresta Barelang dan Polda Kepri.

“Jumlahnya ratusan, dan ini untuk kawal aksi jilid tiga,” ucap Adi, seorang petugas di lapangan.

Hingga sekitar pukul 08.30 WIB pagi ini, tak satupun massa yang terlihat di depan kantor Walikota. Sementara, Anas, koordinator aksi tersebut mengatakan pihaknya akan berkumpul di Simpang Base Camp dan Simpang Panbil pada pukul 06.30 WIB. “Dan akan segera bergerak menuju Pemko Batam,” imbuhnya.‎

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY