CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM-Diterjang angin puting beliung, belasan rumah di Tanjungpiayu rusak parah, Sabtu (10/3/2018).
Perumahan yang dihantam angin kuat itu berada di KSB Masang, Perumahan Pancur Biru Tahap II dan Perumahan Pondok Graha.
Suardi anggota Tagana atau Tim Reaksi Cepat (TRC) Dinsos Batam mengatakan ada belasan rumah yang rusak akibat diterjang angin puting beliung.
Untuk di Kelurahan Duriankang ada 15 unit rumah yang kena angin puting beliung di RW 3 dan tiga RT. Yakni RT 1, 2 dan 3. Dan di RW 4 ada 2 unit rumah, RW 5 ada 14 unit rumah.
“Kerusakan ada di Mangsang, karena angin dan banjir 5 unit. Sementara di Mangsa Permai ada 7 unit. Yang rusak parah hanya beberapa rumah saja,” katanya.
Sementara Amin salah satu warga menceritakan kejadian angin puting beliung itu sekitar pukul 03.00 WIB saat wargansedang terlelap tidur.
Saat itu angin puting beliung disertai dengan hujan yang melewati atap rumah. Angin yang semula berhembus biasa saja menjadi keras. Bahkan terdengar suara seperti pesawat terbang mendarat dari udara.
“Karena penasaran, saya keluar dari rumah. Saya dengar kayak pesawat mendarat. Seperti ada benda yang turun dari langit. Angin pun terlihat memutar-mutar di atas atap rumah,” katanya.
Atap rumahnya pun di bawa terbang angin. Bahkan atapnya menjorok ke depan rumah. Amin pun langsung membangunkan anak dan istrinya, kemudian lari menyelamatkan diri.
“Saya bangunkan istri dan anak. Lalu saya tarik dan lari menyelamatkan diri,” katanya.
Menurutnya, anginya tidak lama berputar. Namun dirinta takut tertimpa atap yang terbang.
“Ada beberapa tetangga san warga yang juga ikut lari menyelamatkan diri waktu itu,” katanya.

