CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Lebih dari seminggu lalu, kelangkaan tabung gas elpiji 3kg di wilayah Bintan mulai dirasakan oleh masyarakat. Salah satunya warga di Kelurahan Kawal, Andi Mudara yang mengaku terpaksa membeli makan lantaran seminggu menunggu tapi stok tabung gas subsidi itu.
Berdasarkan informasi yang beredar, penjualan tabung gas yang harusnya dinikmati golongan masyarakat menengah ke bawah itu justru diperjualbelikan oleh pangkalan tidak pada tempatnya.
Berdasarkan informasi itu, pantauan di lapangan begitu ada tabung gas khusus masyarakat miskin itu langsung diborong oleh sekelompok oknum. Selain mobil, kendaraan Kaesar juga ikut datang memborong tabung gas itu.
“Ini salah satu buktinya gas justru dijual kepada oknum dan bukan kepada masyarakat miskin. Karena itu kami mohon pemerintah dan aparat keamanan dapat bertindak tegas menindak para oknum ini,”ujar salah satu warga yang namanya engga disebutkan, Jumat (21/8).
Sementara itu, Sales Branch Manager Pertamina Tanjungpinang (TPI)-Bintan, Fajar saat dikonfirmasi terkait tabung gas itu terkesan cuek. Meskipun media ini telah mengirimkan video penjualan gas yang tidak pada sasaran, ia seolah tidak mau tahu.
Sementara, berdasarkan informasi yang beredar pihak Pertamina wilayah TPI-Bintan telah menambah quota tabung gas itu. Namun saat ditanya terkait siapa yang bertanggung jawab atas penjualan tabung gas khusus masyarakat tidak mampu itu tidak tepat sasaran, pihak Pertamina kembali tidak membalas whatsap yang dikirim oleh media ini. (Ndn)

