BERBAGI
PT Cipta Adil Industries menanamkan investasinya sebesar Rp 50 miliar. Perusahaan ini akan memproduksi daur ulang barang bukan logam (KBLI 38302) bijih plastik. Kedatangan investor asal Singapura itu disambut Deputi Bidang Pelayanan Pengusahaan Sarana Usaha BP Batam, Dwianto Eko Winaryo, Rabu (30/5/2018) di Mal Pelayanan Publik (MPP) Batam.

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM-Investor yang masuk ke Batam dan memanfaatkan layanan Izin Investasi 3 Jam (I23J) dari BP Batam bertambah. Kali ini datang dari investor asal Singapura.

PT Cipta Adil Industries menanamkan investasinya sebesar Rp 50 miliar. Perusahaan ini akan memproduksi daur ulang barang bukan logam (KBLI 38302) bijih plastik. Kedatangan investor itu disambut Deputi Bidang Pelayanan Pengusahaan Sarana Usaha BP Batam, Dwianto Eko Winaryo, Rabu (30/5/2018) di Mal Pelayanan Publik (MPP) Batam.

“Melalui serah terima perizinan I23J ini diharapkan investasi di Kota Batam tumbuh dan berjalan baik, dan juga bisa menyerap tenaga kerja,” kata Dwi.

Tentunya juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Tak kalah penting diharapkan dapat berpastisipasi memajukan negara.

“Dengan bertambahnya investor yang masuk ke Batam ini menunjukkan bahwa Batam masih punya prospek bagus dibandingkan negara-negara lain untuk berinvestasi,” ujarnya.

PT Cipta Adil Industries diperkirakan akan memperkerjakan sekitar 10 orang karyawan. Melalui program I23J BP Batam, perusahaan ini langsung mendapatkan delapan perizinan di Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) BP Batam hanya dengan tempo tiga jam. (*/r)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY