BERBAGI
Danrem 033/WP, Brigjend TNI Jimmy Ramoz Manalu (kiri), menandatangani perjanjian kerja sama antara TNI-Polri di wilayah Provinsi Kepri usia pelaksanaan Rakor di Mapolda Kepri.

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Komandan Resor Militer (Danrem) 033/Wira Pratama (WP), Brigadir Jenderal (Brigjend) TNI Jimmy Ramoz Manalu, mengikuti dan menghadiri kegiatan Video Conference (Vicon) Rapat Koordinasi (Rakor) dalam rangka mempersiapkan Pengamanan (PAM) Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah di masa pandemi Covid-19.

Rakor itu berlangsung di Aula Ruang Rapat Utama (Rupatama) lantai 2 Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Kepulauan Riau (Kepri), Nongsa, Batam, Rabu (21/4/2021).

Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto, dalam arahannya, mengatakan, pihaknya akan mendukung serta bekerja sama dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan instansi lainnya agar dapat mencegahan penyebaran wabah virus Covid-19 di Indonesia.

Ia menyampaikan bahwa, ada dua peran utama yang dijalankan oleh Tentara dalam program ini. Dua peran tersebut adalah dari segi sumber daya manusia (SDM) dan ketersediaan fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes).

“Kedua aspek tersebut adalah inti peran TNI dalam mendukung vaksinasi. Peran ini jadi implementasi tugas operasi militer, selain perang, sebagaimana yang diamanatkan Undang-Undang,” kata Panglima TNI, dalam Rakor yang digelar melalui vicon.

Baca Juga:  Warga Kecewa , Vaksin Hari Ketiga Kuota Penuh di Stadion Temenggung Abdul Jamal

Sementara, Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Drs Jenderal Listyo Sigit Prabowo, memaparkan sesuai data yang ada bahwa, angka kasus Covid-19 mengalami penurunan walaupun di beberapa daerah ada yang mengalami peningkatan.

Oleh karena itu, kata Kapolri, perlu diadakan langkah-langkah dalam penanganan di lapangan agar penyebaran Covid-19 dapat teredam.

“Angka kasus pasien Covid-19 mengalami penurunan, walaupun di beberapa wilayah ada yang mengalami peningkatan. Untuk itu, perlu adanya langkah-langkah konkrit untuk dapat meminimalisir dan mencegah agar tidak meluas. Kelompok yang paling berdampak adalah usia lanjut (Lansia) di atas 60 tahun,” kata Kapolri.

Dijelaskan Kapolri, dalam pelaksanaan nanti, kegiatan pengamanan dibagi dua katagori yakni Operasi (Ops) Keselamatan dan Operasi Ketupat.

“Dalam kegiatan pengamanan, kita jadwalkan dua kegiatan, yakni Operasi Keselamatan dan Ketupat. Operasi Keselamatan dilakukan sejak tanggal 12 hingga 25 April 2021, sedangkan Operasi Ketupat, nanti dilakukan mulai tanggal 6 hingga 17 Mei 2021,” jelasnya.

Baca Juga:  Kepala BP Batam-SunSeap Group Teken MoU Investasi Energi Rp 29 Triliun

Untuk larangan mudik lebaran, masih kata Kapolri, perlu dilaksanakan sosialisasi dan penjelasan kepada masyarakat dengan mengingatkan akan bahaya penyebaran wabah Covid-19 terutama untuk Lansia.

“Dalam operasi ini, juga dilakukan upaya pencegahan mudik dengan melakukan penjagaan dan pendekatan secara ketat di beberapa titik jalur mudik, melakukan pemeriksaan administrasi yang harus dimiliki. Selain itu, petugas dititik pendekatan harus sudah vaksin, mengantisipasi jalur tikus dan melengkapi setiap titik dengan ambulan, rapid Antigen serta berkoordinasi dengan Rumah Sakit (RS) rujukan Covid-19,” terangnya.

Adapun, lanjut Kapolri, ada empat potensi permasalahan tahunan di masyarakat di bulan Suci Ramadan sebagai berikut:

1. Terjadinya lonjakan harga di bulan Ramadan dan Idulfitri.

2. Kenaikan permintaan bahan makanan yang berpengaruh terhadap kenaikan harga.

3. Kelangkaan stok bahan pangan di beberapa wilayah, yang diakibatkan adanya kenaikan permintaan masyarakat.

Baca Juga:  Terkait Perpanjangan PPKM, Bintan Tetapkan Jam Operasinal Warung

4. Perlu dilakukan peran penguatan Satuan Tugas (Satgas) pangan dalam rangka memastikan ketersediaan dan stabilitas harga kebutuhan bahan pokok.

Rapat ini dihadiri oleh Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksamana Madya TNI I Nyoman Gede Ariawan, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kepri Irjen Pol Dr Aris Budiman, Wakil Gubernur Kepri Hj Marlin Agustina, Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Kepri, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Provinsi Kepri dan Pejabat Utama (PJU) Polda Kepri.

Selanjutnya, Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang, Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI Indarto Budiarto, perwakilan Komandan Gugus Keamanan Laut (Danguskamla), para Kepala Seksi (Kasi) Kepala Staf Resor Militer (Kasrem) 033 WP, Badan Keamanan Laut (Bakamla).

Selesai pelaksanaan Rakor, dilanjutkan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara TNI-Polri di wilayah Provinsi Kepri. (ilham)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

Tinggalkan Balasan