BERBAGI
Komandan Resor Militer (Danrem) 033/Wira Pratama (WP), Brigadir Jenderal (Brigjend) TNI Jimmy Ramoz Manalu, bersama Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina Rudi menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah terkait hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2020.

CENTRALBATAM.CO.ID, TANJUNGPINANG – Komandan Resor Militer (Danrem) 033/Wira Pratama (WP), Brigadir Jenderal (Brigjend) TNI Jimmy Ramoz Manalu, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah terkait hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2020.

Kegiatan itu dilaksanakan di Gedung Daerah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Jalan Hang Tuah Kota Tanjungpinang, Rabu (14/4/2021).

Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi), dalam pengarahannya, menyampaikan ucapan selamat kepada pejabat yang telah dilantik.

Menurutnya, jabatan tersebut harus dilakukan dengan bekerja secara cepat, tanggung jawab, dan jangan hanya puas membaca laporan saja. Namun, diperlukan untuk melakukan pengecekan dilapangan dan dikontrol sebagai pengawasan, kebijakan dan ketepatan.

“Pengecekan di lapangan sangat dibutuhkan, dengan skala prioritas, yang jelas agar anggaran dapat terkontrol,” kata Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden menitip kepada pejabat di daerah, agar setiap kegiatan dapat dirasakan oleh masyarakat.

“Saya pesan, agar anggaran tidak diecer-ecer, namun pergunakan sesuai kebutuhan. Harus bisa memilah, mana belanja prioritas dan belanja unggulan, agar APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) dapat terlaksana dengan baik dan konsisten,” jelasnya.

Selain itu, Presiden juga mengatakan bahwa, pemerintah dibantu dengan TNI-Polri agar selalu mengingatkan kepada masyarakat untuk selalu tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Dukung terus kegiatan vaksinasi. Saya harap di bulan Juli nanti, vaksinasi dapat diberikan kepada 70 juta orang. Terkait bantuan sosial ke masyarakat, agar segera di eksekusi karena masyarakat sangat membutuhkannya,” pesannya.

Presiden juga menekankan untuk selalu mendukung penuh terhadap investasi baru diharapkan tidak memperlambat izin investasinya.

“Jangan memperlambat izin investasinya, karena akan berdampak memperlambat ekonomi daerah dan nasional, inventasi mempercetak lapangan pekerjaan, serta memberikan income kepada negara,” tutupnya.

Kegiatan itu juga dihadiri oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kepri Irjen Pol Dr Aris Budiman, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepri, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri TS Arif Fadillah, Kejaksaan Tinggi (Kajati) Provinsi Kepri serta tamu undangan lainnya dengan tetap dalam penerapan Protokol kesehatan seperti memakai masker, tempat mencuci tangan, menjaga jarak, dan pengecekan suhu tubuh. (ilham)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY