CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM-Peningkatan ketinggian air laut yang disebabkan oleh fenomena “Supermoon” diprediksi akan menyebabkan beberpa wilayah di Batam akan mengalami Banjir Rob.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Klas 1 Hang Nadim Batam memperkirakan ada empat daerah pesisir yang akan berpotensi mengalami banjir ROB, masing-masing di Batu Merah Kecamatan Batu Ampar, Tanjung Piayu Kecamatan Sungai Beduk, Nongsa Kecamatan Nongsa, dan Tanjung Uma Kecamatan Lubuk Baja.
Supermoon sendiri adalah fenomena dimana posisi bulan berada dalam jarak terdekat dengan Bumi. Pengaruh kedekatan ini membuat gaya grafitasi antara bulan dan bumi semakin besar. Akibatnya terjadi peningkatan pada pasang air laut yang lebih dari biasanya.
“Penyebab dari terjadinya pasang surut air laut itu kan karena gaya gravitasi bumi dan bulan, jadi ketika terjadi supermoon air pasangnya jadi tambah naik,” kata Nizam Mawardi, Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Klas 1 Hang Nadim Batam.
Nizam menjelaskan, ketinggian air laut selama fenomena ini terjadi mengalami peningkatan sebesar 3,1 cm. Fenomena yang berlangsung selama empat hari, dari Senin (1/1/2018) sampai Kamis (4/1/2018) ini, diperkirakan mencapai puncak kenaikan tertinggi pada dua hari terakhir.
Mengantisipasi dampak buruk dari fenomena ini, Nizam mengatakan agar masyarakat mematuhi himbawan yang dikeluarkan BMKG. Terlebih Supermoon kali ini terjadi bersamaan dengan kondisi angin yang terbilang kencang di beberapa wilayah Kepri.
“Masyarakat kita himbau hati-hati, karena gelombang tinggi di akibatkan angin kencang. Kita juga akan update kondisi ini setiap hari ke masyarakat,” katanya.

