BERBAGI
Acara coffe Morning di Aula kantor Bupati

CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Beberapa anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bintan memberikan tanggapan positif terhadap kinerja Bupati dan Wakil Bupati Bintan, Apri-Dalmasri.

Anggota DPRD dari Fraksi Golkar, Hasriawadi alias Gentong pertama kali maju depan mimbar dan memberikan pandangan serta tanggapanya terhadap kinerja kerja Pemkab Bintan dibawah kepemimpinan Apri-Dalmasri selama periode 2016-2017.

“Alhamadulilah selama setahun ini, banyak perubahan yang dilaksanakan. Namun karena pembangunan pada tahun 2018 ini semakin nyata, kita juga berharap Bupati dan tim OPD nya mau berkoordinasi terhadap pemerintah pusat terkait anggaran-anggaran yang dikeluarkan oleh kementrian dan BUMN untuk pembangunan Daerah,” ujar Gentong , Rabu (8/3).

Seperti halnya dari kementrian PU terkait anggaran pembangunan SPAM, lanjutnya, yang memiliki anggaran banyak untuk pembangunan SPAM di kabupaten Bintan. Ia berharap tim OPD Bintan mampu mengaktualisasikan anggaran ini mengingat APBD Bintan sangat terbatas.

Baca Juga:  Kisah Cinta BB Kandas di Tanjung Priok Karena Iptu Nyoman Mahendra

“Anggaran Bintan kan terbatas. Nah kalau dana dari pusat ini tidak bisa diaktualisasikan ke Bintan, pembangun SPAM bisa-bisa terhenti,” ungkapnya.

Sementara, anggota DPRD dari Fraksi PKS, Mutakhir saat menyampaikan tanggapan, terlebih dahulu ia memberikan pujian lalu mempertanyakan menyampaikan 3 hal. Ketiga hal itu adalah masalah lahan nganggur, hutan lindung yang banyak di timbun serta biaya pengurusan alas hak di tingkat kecamatan.

“Semua sudah bagus dan ada peningkatan. Nanum ada tiga hal yang ingin sampaikan sebagai masukan kepada pak Bupati dan Wabup. Pertama masalahan lahan yang sudah dibeli pengusaha namun usaha tidak kujung dibangun atas lahan tersebut. Hal ini membuat Bintan banyak lahan tidur,” kata Muktar

Baca Juga:  Kajati Kepri Menjuarai Kejuaraan Tenis Ganda Putra BAVETI CUP di Batam

“Kemudian yang kedua ketidak cocokan harga atau biaya pengurusan alas disetiap kecematan. Masa masih satu kabupaten, namun biaya pengurusan alas berbeda-beda. Jadi menurut saya ada baiknya diberikan nominal yang sama,” tambahnya.

Sementara untuk masalah penimbunan dan pembabatan hutan lindung yang wewenangnya dipegang oleh Propinsi menjadi kendala dalam pengawasan dan bisa dikatakan tidak terkontrol, lanjutnya. Penimbunan dan pembabatan hutan lindung dapat mengakibatkan krisis air diwilayah Bintan jika tidak segera diatasi.

“Jadi untuk permasalahan ini, mohon disosialisasikan juga ke propinsi agar kedepan persediaan air di wilayah Bintan tetap terjaga,” ungkapnya.

Ditempat yang sama, anggota dari Fraksi PKS lain, Raja Miskal juga mengapresiasi Apri-Dalmasri atas cofee morning itu. Namun ia berharap, kedepan acara seperti ini dapat dilakukan disetiap kecamatan serta mengundang para tokoh masyarakat setempat.

Baca Juga:  Februari ini "Si Tol Laut" Resmi Beroperasi di Bintan. Ini Mamfaatnya

“Sangat bagus, dan kita berharap agar kedepan bisa diadakan di setiap Dapil. Sehingga tokoh masyarakat setempat bisa ikut serta. Karena ini sangat bagus rencana pak Bupati ini. Masalah anggota dewan, biar dewan disetiap dapil aja yang dampingi beliaua nantinya disana,” pungkasnya. (Ndn).

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY