BERBAGI
Salah satu warga mengecek daftar TPS di Kelurahan Toapaya

CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Jumlah TPS di kelurahan Toapayan saat Pilpres tahun 2019 lalu sebanyak 13. Namun pada Pilkada di tengah covid-19 tahun malah dikurangi menjadi 10 TPS saja.

Akibatnya, sejumlah warga merasa kesal terhadap KPU Bintan dan bahkan mengatakan enggan datang ke TPS lantaran takut menjadi salah satu korban covid-19.

“Harusnya KPU Bintan pada Pilkada saat ini yang berada di tengah covid-19 perbanyak tempat pemungutan suara (TPS) dan bukan malah mengurangi. Dulu saja pas Pilpres sebanyak 13 TPS, kok malah dikurangi menjadi 10 TPS. Kalau begini kita kan jadi takut ke TPS jadinya,”ujar salah satu warga, Ivan, Senin (23/11/2020).

Lebih lanjut ia menyayangkan anggaran KPU Bintan untuk menyukseskan Pilkada di tengah Pandemic covid-19 ini mencapai milliaran rupiah. Namun tidak dipikirkan nasib warga yang hendak datang ke TPS untuk menyoblos.

Baca Juga:  Tidak Kantongi IMB, Camat Katang Bidara Minta Dinas Perizina Blacklist Kotage Kwansend Dan Hasim

“Kan ada anggaran milliaran rupiah. Mana uang itu? Atau habis buat pelindung diri KPU saja? Kalau begitu, ya sudah biar aja petugas KPU yang mewakili rakyat mencoblos,”kesalnya.

Berdasarkan pantaun media di Kelurahan Topaya, jumlah TPS di wilayah itu terdapat 10 TPS. Untuk setiap TPS jumlah pemilih ada yang hampir mencapai 500 orang per TPS nya. Misalnya, di TPS 3 terdapat jumlah pemilih sebanyak 418 orang, TPS 9 paling banyak sebanyak 454 orang.

Selanjutnya jumlah pemilih di TPS 4 sebanyak 256 orang, TPS  8 sebanyak 277 orang. Sedang jumlah dari sisa TPS lainnya melebihi dua ratus orang.

Jumlah peserta pemilu yang mebludak di setiap TPS ini membuat warga lain menganggap KPU Bintan tidak membantu pemerintah untuk menerapkan protocol kesahatan terkait pencegahan penyebaran covid-19. Pasalnya, masyarakat tidak mungkin diatur-atur jadwal memilih lantaran punya kesibukkan tersendiri.

Baca Juga:  AKP Monang; Lindungi Diri Dari Covid-19 Dengan Vaksin Dari Pemerintah

“Jangan 100 orang berkumpul di TPS, 50 orang aja pasti sudah berdesak-desakkan. Makanya, harapan kami, kalau KPU mau pilkada Bintan sukses, perbanyak TPS. Anggarannya, kasih tau ke publik kalau memang kurang anggaran,”ujar warga lain, Wella (Ndn)

 

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY