CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN, Kasus Covid-19 Di Bintan bertambah 8 kasus menjadi 428 kasus. Hal Ini disampaikan oleh Tim Satgas Penanganan Covid-19 Bintan pada Senin (21/12).
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan, dr Gama AF Isnaeni menjelaskan bahwa dari 8 kasus 2 diantaranya adalah santri di pondok pesantren Khadimul Ummah, 3 diantaranya terpapar Dari Karyawan PT. ESCO, 2 perempuan Yang salahsatunya adalah warga Kawal dan 1 orang lagi dari Teluk Sebong.
“Dua Santri dengan kasus nomor 421 laki-laki berinisial AR, 15 mengalami batuk, pilek dan hilangnya indera perasa dan kasus nomor 422 laki-laki berinisial FNM, 21.” Ujarnya.
Ia melanjutkan kasus nomor 423 adalah petugas puskesmas Teluk Sasah, berinisial HH, 27. Kasus nomor 424 pasien laki-laki berinisial SS, 24, warga Tanjungpermai, Kecamatan Seri Kuala Lobam dan kasus nomor 425 pasien laki-laki berinisial ASM, 26, warga Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam. Ketiga pasien tersebut adalah Yang terpapar dengan karyawan PT. ESCO.
“Kasus no. 426 berinisial FT, 28, dan kasus nomor 427 perempuan berinisial Suc, warga Kawal. Suc memiliki riwayat perjalanan, baru pulang dari Jakarta,” tambahnya.
Sedang kasus nomor 428, laki-laki berinisial SUP, 65, warga Teluk Sebong dengan gejala batuk, demam dan sesak nafas.
Dengan bertambahnya lagi Kasus Covid-19 Ini, dr Gama AF Isnaeni kembali mengimbau masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan apalagi selama perayaan Natal dan Tahun Baru 2021.
“Dengan adanya penambahan kasus covid-19 ini, kami sebagai pemerimtah daerah kembali menghimbau kepada masyarakat agar patuh pada protokol kesehatan. Misalnya, menjaga jarak dan tidak perlu keluar rumah jika penting. Kemudian, selalu memakai masker dan juga selalu mencuci tengan,” ungkapnya.
“Kemudian sangat baik juga jika melakukan olah raga tiap hari serta mengkonsumsi makan bergizi. Hal ini guna m3ningkatkan kekebalan tubun agar tidak mudah terkena covid-19,”tutupnya.(Ndn)

