CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Peningkatan jumlah penderita covid-19 di wilayah Bintan membuat berbagai pihak terus was-was. Untuk mencegah wabah asal Wuhan, Cina itu para pejabat setempat melakukan kembali penyemprotan disinfekat dilingkungan masing-masing.
Penyemprotan juga di lakukan oleh Camat Toapaya, di wilayah sekitar tempat ibadah dan juga fasilitas umum lainnya. Selain itu, ia jgua mengingatkan kepada lurah serta kepala desa dan perangkat Rt/Rw untuk meningkatkan kembali penyemprotan disinfektan dilingkungan sarana umum dan tempat ibadah.
“Tadi kami juga sudah berpesan kepada sejoli yang hendak menikah agar tidak menggelar pesta. Termasuk kegiatan-kegiatan seperti pengajian, arisan juga kalau bisa ditunda dulu,”ujarnya, Senin (2/8).
Lebih lanjut ia mengatakan, jika kegiatan harus digelar, ia mengingatkan agar pelaksanaannya menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
Selain itu, sejumlah kegiatan pemerintahan diwilayah Toapaya untuk sementara waktu ditiadakan. “Untuk kegiatan senam di desa dan kelurahan kita tunda sampai kondisi membaik,” katanya.
Ia menghimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan selama beraktifitas diluar rumah. Seperti penggunaan masker, jaga jarak minimal 1 hingga 2 meter serta rajin mencuci tangan.
“Jika tidak ada keperluan mendesak, sebaiknya di rumah saja lebih baik,” himbaunya.
Sebagaimana diketahui, lonjakan kasus positif COVID-19 didaerah Tanjungpinang dan Bintan belakangan ini cukup mengkhawatirkan. Di Bintan sendiri, hingga Minggu (2/8) kemarin total kasus positif COVID-19 sudah sebanyak 20 orang, sementara di Tanjungpinang sudah mendekati angka 100. (Ndn)

