CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Jajaran kantor Bea dan Cukai (BC) Batam masih terus melakukan pencarian terhadap 10 korban yang hilang, pasca tabrakan kapal perang milik Amerika Serikat (AS).
Aksi itu terpantau, dengan diterjunkannya Kapal BC 7005 untuk menelusuri kawasan perairan internasional, Senin (21/8/2017) siang.
Kapten kapal tersebut, Ariantoko Aji mengatakan, pihaknya masih melakukan pencarian hingga siang hari ini. Namun, pencarian tak dapat terlalu meluas karena tidak mempunyai kewenangan untuk masuk ke perairan Singapura.
“Gak bisa lewat perbatasan, paling hanya sekitar Out Port Limit (OPL) saja,” kata Aji.
Di perairan internasional tersebut, juga tampak kapal patroli milik Singapura yang menyisir setiap jengkal perairan untuk mencari 10 korban yang masih hilang hingga saat ini.

