BERBAGI
Bupati Bintan, Apri Sujadi dalam rapat membahas investasi

CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN ­–Untuk meningkat investasi di Bintan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan galakan Sistem Perijinan Berusaha Terpadu Secara Elektronik ( Online Single Submission/OSS). Tujuannya, untuk memudahkan perizinan berinvestasi bagi calon investor.

Bupati Bintan, Apri Sujadi, menegaskan upaya yang dilakukan oleh  pemerintah daerah dalam usaha menggenjot peningkatan iklim investasi salah satunya dengan mengintegrasikan seluruh perijinan yang ada untuk lebih fleksibel secara online.

“Seluruh perijinan harus diintegrasikan serta dibuat lebih fleksibel ” ujarnya

Dirinya mengakui, bahwa kedepannya  tidak saja persoalan perijinan yang akan dibuat secara fleksibel namun juga sistem penganggaran keuangan daerah yang akan dibuat lebih transparansi dengan hadirnya sistem keuangan e-budgeting dan e-planning.

” program e-budgeting dan e-planning akan mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran daerah. Akuntabilitas pembangunan dimulai dari perencanaan, penganggaran hingga pelaksanaan akan  menjadi lebih terperinci ” ujarnya

Untuk mewujudkan hal tersebut, dirinya mengatakan bahwa sudah menugaskan  selain Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSPTK) Kabupaten Bintan yang akan didorong dalam pelaksanaan sistem perijinan online terpadu , tiga struktur organisasi pemerintah daerah lainnya seperti Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Bintan , Bagian Kominfo, serta Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Bintan telah diberikan waktu oleh Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos untuk menggesa program e-budgeting dan e-planning secepatnya. Hal tersebut menurutnya, baik bagi perkembangan penganggaran daerah dimana proses perencanaan, penganggaran, serta pelaporan keseluruhannya menjadi lebih  terintegrasi.

Sementara itu, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia menggalakkan Sistem Perijinan Berusaha Terpadu Secara Elektronik ( Online Single Submission/OSS ) bagi mempermudah perijinan investasi di daerah.

” Indonesia masih tertinggal dari negara-negara tetangga seperi Vietnam, Thailand, Malaysia dan Singapura dalam proses perijinan investasi, dengan  prinsip perijinan, pengajuan dan penerbitan perijinan melalui sistem oss nantinya akan lebih cepat “ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Darmin Nasution saat Sosialisasi Peluncuran Sistem Perijinan Berusaha Terpadu Secara Elektronik ( Online Single Submission/OSS ) bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia di Ruang Flores , Hotel Borobudur, Jalan Lapangan Banteng Selatan, Jakarta Pusat, Jum’at (29/6) siang.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY