BERBAGI
Calon Bupati BIntan, Apri Sujadi

CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Calon Bupati Bintan dari pasangan nomor 1 tidak pernah berhenti berpikir untuk memajukan tanah kelahirannya, Bintan. Salah satu invonasi yang akan dilakukan oleh pria kelahiran Kijang, Bintan Timur (Bintim) itu akan membuat aplikasi lowongan kerja.

Hal ini untuk memudahkan para pencari kerja mendapatkan pekerjaan yang diinginkan serta sesuai keahliannya.

“Untuk tindak lanjut daripada MoU dengan perusahaan-perusahaan yang ada di Bintan kami akan melengkapi dengan inovasi aplikasi. Salah satu inovasi program prioritas adalah Aplikasi Ketenagakerjaan di kabupaten Bintan. Nantinya, aplikasi ini yang akan mempertemukan para pencari kerja dengan pihak perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja,”ujar Apri, Senin (19/10/2020).

Lebih lanjut ia menjelaskan, masyarakat saat ini sangat membutuhkan informasi lowongan kerja yang bisa diakses dengan cepat dan mudah. Maka sebagai solusinya dengan membuat sebuah aplikasi yang memberikan informasi tentang ketenagakerjaan.

“Oleh karena itu, kita bagun sebuah aplikasi ketenagakerjaan untuk informasi-informasi lowongan kerja bagi warga kabupaten Bintan” ujat Apri Sujadi yang merupakan calon petahana di Pilkada Bintan 2020 itu.

“Aplikasi ketenagakerjaan yang akan diluncurkan nanti, jika kembali terpilih di periode kedua, adalah memuat database berkaitan infomasi ketenagakerjaan. Dari informasi layanan proses rekruitmen, job-job kerja yang sedang dibutuhkan oleh sebuah perusahaan, hingga data calon tenaga kerja yang sedang mencari pekerjaan,”tambhanya menjelaskan.

Termasuk kebutuhan kartu kuning atau kartu tanda pencari kerja bagi calon tenga kerja, sehingga tidak perlu lagi ke kantor Disnaker, karena semuanya bisa didapatkan lewat online melalui aplikasi tersebut.

“Jadi aplikasi ketenagakerjaan ini bertujuan untuk memudahkan pencari kerja dan mengurangi angka pengangguran. Sistem yang dibangun juga akan memperpendek birokrasi dimana database pencari kerja sudah tersedia disana ” tegasnya

Aplikasi ketenagakerjaan ini akan dirancang khusus untuk mempertemukan para pencari kerja dengan pihak perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja. Ia mengatakan dengan aplikasi ini juga akan tersedia informasi ketenagakerjaan yang dibutuhkan oleh perusahaan selaku penyedia kerja dan calon tenaga selaku pencari kerja yang sedang membutuhkan pekerjaan.

Nantinya, lanjut Apri, di pemerintahan selanjutnya ia juga akan mepertegas bahwa semua perusahaan yang berinvestasi di Bintan, diwajibkan mengumumkan informasi lowongan kerja secara terbuka melalui aplikasi ketenagakerjaan. Seperti jumlah tenaga kerja lokal dan terbuka memberikan informasi lowongan kerja yang dibutuhkan. Agar layanan informasi ketenagakerjaan bisa diakses oleh masyarakat luas secara online lewat aplikasi yang dibangun.

“Nantinya setiap perusahaan yang berinvestasi di Bintan diwajibkan masuk aplikasi ketenagakerjaan, untuk memberikan informasi lowongan kerja. Sehingga semua informasi lowongan kerja jadi terbuka, jadi mudah yang dapat diakses setiap saat oleh masyarakat khususnya para pencari kerja,” katanya.

Aplikasi ketenagakerjaan ini, kata Apri, juga menjadi solusi yang tepat ditengah pandemi virus corona atau Covid-19, karena dapat meminimalisir kerumuman orang saat mencari pekerjaan. Yang bisa menekan penyebaran Covid-19 di kabupaten Bintan.

“Setiap saat kita bisa cek dari rumah tentang informasi ketenagakerjaan yang tersedia secara online. Jadi, nggak perlu repot untuk mencari informasi pekerjaan ke sana ke mari, apalagi berkerumunan sehingga bisa menekan penyebaran virus,” ujarnya.

Apri menambahkan aplikasi ini juga akan memberikan informasi bagi warga yang ingin mendapatkan pelatihan kerja dalam rangka peningkatan skill untuk memenuhi pasar kerja dimasa mendatang.

Menurutnya aplikasi ketenagakerjaan, selain memudahkan masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan, juga sekaligus sebagai upaya mengurangi angka pengangguran menuju masyarakat yang sejahtera, sehingga, sebut Apri,” Bintan benar-benar menjadi rumah kita yang teduh, yang memberikan kenyamanan dan ketenteraman hidup bagi masyarakat” (Ndn)

 

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY