CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM-Rangkaian tes calon anggota Bawaslu Kabupaten/Kota Porvinsi Kepri sudah berjalan. Terakhir, tim seleksi (Timsel) 1 yang meliputi Tanjungpinang, Bintan, Anambas, dan Timsel 2 tediri dari Batam, Karimun, Lingga serta Nautna, melakuan tes psikologi di Aula Hotel PIH (Wisma Batam), Rabu (25/7/2018). Tes psikologi itu diikuti 86 peserta.
“Saat ini hasil tes psikologi masih menunggu penyerahan Polri ke Bawaslu RI di Jakarta. Hasil tes psikologi itu langsung dibawa Polda Kepri ke mabes Polri di Jakarta,” kata Riama Manurung, ketua Timsel 2 calon anggota Bawaslu Kabupaten/Kota Provinsi Kepri, Jumat (27/7/2018).
Riama menyebutkan awalnya peserta yang lolos administrasi baik di Timsel 1 maupun Timsel 2 berjumlah 91 orang. Namun beberapa peserta mengundurkan diri sehingga tinggal 86 orang saja yang tersisa.
“Setelah dinyatakan lolos administrasi, para peserta ini langsung mengikuti tes tertulis berbasis computer Assisted Test (CAT) pada Minggu (22/7/2018) yang berlangsung di Polteknik Negeri Batam,” katanya.
Selanjutnya, pada Senin (23/7/2018) hingga Rabu (25/7/2018) peserta mengikuti tes psikologi di aula PIH. Tes psikologi yang digelar itu merupakan kerja sama Bawaslu RI dengan Polri yang diteruskan ke Polda Kepri.
“Timsel tidak akan mengetahui langsung hasil tes psikologi masing-masing peserta. Hal ini dikarenakan hasil tes psikologi itu langsung dibawa ke mabes Polri. Kemudian dari mabes Polri ke Bawaslu RI,” ujarnya.
“Nanti Timsel mengetahuinya dari Bawaslu RI. Setelah diakumulasi semua nilai tes, nama-nama yang diumumkan akan mengikuti tes kesehatan serta wawancara. Kemudian diumumkan kembali hasil tes kesehatan dan wawancara, baru mengikuti tes kelayakan dan kepatutan,” katanya.
Sementara AKBP Abdul Hamid S.Psi, Kabag Psikologi Biro SDM Polda Kepri, mengatakan rangkaian tes psikologi yang diikuti peserta calon anggota Bawaslu Kabupaten/Kota Provinsi Kepri menjadi tiga sesi. Masing-masing psikometri, forum group discusion (FGD) dan wawancara.
“Dalam pelaksanaan tes psikologi itu, kami dibantu himpunan psikologi Indonesia (Himpsi) Kepri. Hal ini untuk transparansi hasil tes psikologi nantinya yang dilaporkan ke mabes Polri. Jadi nilai hasil tes ini langsung disampaikan ke Mabes Polri, yang kemudian diserahkan ke Bawaslu RI di Jakarta,” katanya.

