CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Bupati Bintan, Apri Sujadi meminta masyarakat Bintan agar lebih selektif dalam menyerap berbagai informasi yang beredar di tengah Covid-19 ini. Pasalnya, banyak informasi yang sengaja disebar oleh orang yang tidak bertanggung jawab untuk mengacaukan program pemerintah dalam memberantas Covid-19.
“Saya meminta kepada masyarakat agar lebih selektif dalam memilih berbagai informasi yang beredar. Saya mendapat informasi dari beberapa Camat yang mengatakan masyarakat takut divaksin karena bisa menyebabkan kelumpuhan. Padahal itu tidak benar,” ujarnya, Senin (1/8/2021).
Dengan banyaknya isu yang menyesatkan itu, ia mengaku sangat prihatin lantaran dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
“Saya sangat prihatin, di tengah wabah Covid-19 melanda, masyarakat sering kali dibuat kebingungan dalam memilih informasi yang dianggap benar dan valid. Karena banyak terdapat informasi yang ternyata tidak sesuai fakta dan rekam medis,” jelasnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, ada juga informasi yang menyebutkan Covid-19 itu tidak nyata. Kemudian, ada lagi yang menyebut, pihak Rumah Sakit meng- Covidkan pasien.
“Ada juga yang bilang kenapa sudah divaksin tapi masih terkena Covid-19, dan lain sebagainya. Padahal itu semua tidak benar. Covid-19 itu nyata ada dan tidak pernah pihak rumah sakit menyatakan positif Covid-19 kalau memang tidak terpapar Covid-19,” sebutnya.
Masih kata Apri, Covid-19 itu nyata, sedangkan vaksin sendiri tidak berfungsi menghilangkan virus.
“Vaksin itu bukan untuk menghilangkan virus corona atau Covid019, tapi untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga bila terkena Covid-19, daya tahan tubuh dapat lebih kuat. Jadi mari kita benar-benar jalankan protokol kesehatan, agar terhindar dari Covid 19,” pungkasnya. (Ndn)

