BERBAGI
Pertemuan antara BPJS Ketenagakerjaan dengan perwakilan masing – masing kecamatan di Kota Batam dan Dinas PM-PTSP Kota Batam di Ruang Rapat Pemko Batam, Kamis (5/9/2019). (istimewa)

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Batam Nagoya terus berupaya meningkatkan kepesertaan melalui kerjasama dengan Pihak Pemko Batam guna mewujudkan implementasi perlindungan jaminan sosial khususnya di kota Batam.

Kali ini BPJS Ketenagakerjaan melakukan kerjasama dengan aparatur kelurahan dan kecamatan guna mensosialisasikan penyelenggaraan jaminan sosial ketenagakerjaan melalui implementasi Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di Kota Batam.

Hal itu diutaran Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Surya Rizal saat didakan pertemuan antara BPJS Ketenagakerjaan dengan perwakilan masing – masing kecamatan di Kota Batam dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Batam di Ruang Rapat Pemko Batam pada Kamis (5/9/2019).

Adapun pada pertemuan tersebut membahas masalah kepesertaan program BPJS Ketenagakerjaan kepada para pelaku usaha melalui mekanisme PATEN dan PTSP.

Hal itu sesuai dengan Perwako No.23 tahun 2015 tentang optimalisasi penyelenggaraan jaminan sosial pekerja melalui mekanisme PATEN dan Keputusan Walikota Batam Nomor: KPTS 76/HK/I/2017 Tentang Pembentukan Tim Optimalisasi Penyelenggaraan Jaminan Sosial Pekerja Melalui Mekanisme PTSP.

“Untuk PATEN di Kota Batam mewajibkan Setiap Perusahaan atau usaha perserorangan Khususnya Usaha Kecil Mikro setiap pengurusan IUMK di Kecamatan atau pun surat keterangan domisili Usaha wajib untuk melakukan pendaftaran bpjs ketenagakerjaan terlebih dahulu,” kata Surya.

“Sedangkan terkait PTSPmemastikan setiap perusahaan yang meminta rekomendasi mengajuan izin harus terdaftar sebagai peserta, baik untuk perusahaan yang baru maupun perusahaan lama,” tutur Surya.

Ia menambahkan agar lebih optimal, nantinya akan ada monitoring dan evaluasi di setiap kecamatan untuk melihat perkembangan jumlah perserta yang tercover dan implementasi pelaksanaan program jaminan sosial menggunakan mekanisme PTSP dan PATEN di wilayahnya.

Dalam kesempatan ini, diberikan apresiasi kepada kecamatan Lubuk Baja yang secara konsisten menerapkan Perwako No.23 Tahun 2015 ke setiap para pelaku usaha yang mengurus izin melalui PATEN.

“Kami sangat mengapresiasi Kecamatan Lubuk Baja, berkat kontribusinya dalam mengimplentasi perlindungan jaminan sosial melalui penerapan Perwako No.23 di wilayahnya, dan diharpkan hal ini bisa diikuti Kecamatan-kecamatan lainnya,” ujar Surya.

Surya mengaku program BPJS Ketenagakerjaan ini merupakan program pemerintah yang harus didukung dalam implementasinya, karena hal itu merupakan hak normative para pekerja untuk mendapatkan perlindungan jaminan sosial.

“Perlu adanya dukungan dari Pemerintah kota, stake holder dan pihak–pihak terkait lainya dalam mewujudkan hal itu, diharapakan ke depannya coverage perlindungan jaminan social bagi pekerja bisa terwujud secara merata di kota Batam,” tutup Surya.(centralbatam.co.id/zulkayani)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY