CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN – Jumlah pelajar tiap tahunnya bertambah di Kabupaten Bintan. Hal ini membuat ketersediaan transportasi sekolah baik darat dan laut ikut bertambah.
Untuk itu Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bintan meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) kepri untuk membantu mengatasi masalah tersebut di wilayah Bintan.
Kepala Disidk Kabupaten Bintan, Tamsir mengatakan terkait masalah yang dihadapi itu, pihaknya sudah mengirim surat. Bahkan pada saat rapat kordainasi atau forum OPD juga disampaikan secara langsung masalah yang ada dalam hal ini transportasi bagi pelajar.
“Hal itu sudah kita sampaikan dalam rapat koordinasi atau forum OPD,” katanya, Kamis (20/2/2020).
Tamsir meminta agar Pemprov Kepri memiliki perhatian yang sama dengan Pemkab Bintan. Yakni untuk bersinergi dan bersama-sama membantu memajukan dunia pendidikan, dengan memenuhi kebutuhan bagi anak-anak daerah untuk tetap bisa mendapatkan belajar di sekolah.
Di Bintan sindiri telah mengucurkan anggaran melalui APBD sebesar Rp 11 miliar. Dana tersebut dipergunakan untuk menyewa 55 bus dan 22 pompong. Transportasi itu, disewa hanya untuk melayani pengantaran dan penjemputan bagi pelajar tingkat SD dan SMP yang bersekolah di Bintan.
Apalagi Disdik Bintan turut mengakomodir pelajar SMA dan SMK yang ada di Bintan. Baik itu fasilitas transportasi darat maupun laut.
“Dengan naiknya jumlah siswa dan siswi di Bintan tiap tahunnya, diperlukan penambahan armada untuk mengangkut siswa dan siswi di Bintan,” tuturnya.
Jika tidak penumpangnya yang diangkut baik bus ataupun pompong akan melebihi kapasitas. Akibatnya penambahan transportasi sekolah untuk SD, SMP dan SMA di Bintan ini akan membebani alokasi anggaran bidang pendidikan. Hal ini juga sudah terbukti ketika Disdik Bintan berkunjung bersama Bupati Bintan ke pulau dendung, Kecamatan Mantang.
Disana mereka menemukan puluhan pelajar yang ingin menyeberang dari Pulau Dendung ke Pulau Mantang harus berdesak-desakan dalam satu pompong. Dimana kapasitas pompong yang ditumpangi itu hanya bisa menampung 30 sampai 35 orang. Namun faktanya di lapangan malah dinaiki 50 hingga 60 orang.
“Bayangkan, kalau terjadi apa-apa. Untuk kita terus melakukan penambahan armada. Sebab jumlah pelajar tiap tahun selalu bertambah, sehingga transportasi yang sudah ada harus ditambah,” terangnya.
Tamsir menjelaskan, untuk di Pulau Dendung, Kecamatan Mantang sudah di tambah satu kapal lagi.
“Setelah kita tambah, ada empat pompong yang melayani transportasi pelajar di Pulau Dendung dan Pulau Mantang. Dua pompong melayani siswa SMK dan dua pompong lagi melayani siswa SMK,” katanya.
Tamsir menambahkan, Disdik Bintan baru saja menambah sewaan transportasi. Baik itu transportasi jalur darat dan laut. Hal ini terpaksa, untuk peningkatan sarana pendidikan dan peningkatan kualitas SDM guru dan siswa porsinya dipangkas atau semakin berkurang.
“Saya berharap kepada Pemerintah Provinsi agar bekerja sama untuk menyelesaikan masalah yang ada. Dalam waktu dekat akan menemui pihak Pemprov Kepri untuk berdiskusi mengenai masalah ini,” tutupnya.(ndn)

