BERBAGI
Kepala Dinkes Bintan, Gama Asnaeni

CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bintan Dr GamaEsnaeni mengatakan, Bintan kekurangan dokter spesialis. Akibat kekurangan dokter spesilist ini, membuat pelayanan terhadap pasien di beberapa Puskesmas di Bintan seolah-seolah kurang baik.

Gama menjelaskan, pihaknya terus berupaya untuk meningkatkan pelayan disetiap Puskesmas yang ada di Bintan. Salah satunya dengan melengkapi kekurangan dokter specialist ini.

“Dalam waktu dekat, kita akan mendatangkan dokter specialist dari UI. Mereka adalah ahli bedah dan penyakit dalam,” ujar Gama, Minggu (27/8).

Dari pantauan centralbatam.co.id, beberapa pasien yang berobat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kijang, pasien terpaksa menunggu dokter specialist hingga beberapa jam. Sebab, dokter ahli bedah dan penyakit dalam belum ada yang stand by disana. Akibatnya pasien terkesan di abaikan.

“Saat ini kita tidak memiliki dokter special (ahli) dibidangnya. Kita masih kerjasama dengan RS lainnya. Jadi tidak kalau ada pasien yang berobat dan butuh penanganan khusus, ya terpaksa menunggu,” jelasnya.

“Saat ini kita sedang membahas kedatangan (dokter special). Mudah-mudahan bisa secepatnya. Karena pelayan terhadap masyarakat merupakan hal yang paling penting,” akunya.

Selain itu, Gama juga mengatakan Pemkab Bintan telah merancang program peningkatan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat. Salah satunya, Dinkes Bintan akan menyediakan dokter khusus yang bertugas untuk mengujungi pasien langsung kerumah.

“Kedepan juga kita akan menyediakan disetiap Puskemas dokter khusus. Tugas mereka adalah menjemput bola (mendatangi pasien yang sakit),” jelasnya.

Cara kerja para dokter ini katanya lagi, begitu ada telpon dari masyarakat, tim penjemput bola langsung kerumah masyarakat.

Ditanya kapan program jemput bola ini dimulai, ia belum bisa memparkan. Meskipun demikian, ia mengatakan bersamaan dengan kedatang kedua dokter specialis nantinya. (Ndn)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY