BERBAGI
Kepala BI Kepri, Gusti Raizal Eka Putra (baju kemeja), sosialisasikan uang NKRI kepada pegawai Pemerintah Kota Batam yang berlangsung di Aula Engku Hamidah Kantor Walikota Batam, Senin (6/2/2017).

CENTRALBATAM.CO.ID,BATAM-Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau (BI Kepri) sosialisasikan uang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) kepada pegawai Pemerintah Kota Batam yang berlangsung di Aula Engku Hamidah Kantor Walikota Batam, Senin (6/2/2017).

“Penerbitan uang NKRI ini bisa dikatakan sejarah. Karena ini pertama kalinya BI menerbitkan 11 pecahan sekaligus,” kata Kepala BI Kepri, Gusti Raizal Eka Putra.

Pada kesempatan tersebut Gusti menjelaskan berbagai tanda pengaman yang ada di uang tahun emisi 2016 tersebut. Pertama yaitu gambar tersembunyi yang menampilkan logo BI dan nominal uang jika dilihat dari sudut berbeda. Fitur pelangi, yakni bila dilihat dari sudut tertentu pada uang baru akan tampak nominal dalam multiwarna.

Baca Juga:  Goal, Kapolres Bintan Berhasil Jebol Gawang Musuh

Gusti juga meluruskan informasi yang beredar di masyarakat tentang penampakan logo palu arit di uang kertas baru. Menurutnya itu merupakan tanda pengaman rectoverso atau gambar saling isi dari logo BI.

Sebelumnya pada peluncuran perdana uang NKRI tahun emisi 2016 di Batam, Gusti mengatakan bahwa tanda pengaman pada uang baru ini lebih banyak dari sebelumnya.

“Bahannya sama. Hanya ada tambahan tanda pengaman. Memang produksinya lebih mahal karena tanda pengamannya lebih banyak,” kata Gusti.

Di tahap awal sedikitnya Rp 60 miliar akan didistribusikan di Kepulauan Riau. Dengan adanya uang baru ini tidak lantas uang yang ada saat ini tak berlaku lagi. Menurut Gusti, masyarakat tetap bisa menggunakan uang terbitan lama sebagai alat pembayaran yang sah. (mcb/ctb)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY