BERBAGI
Direktur Consumer Banking Bank BTN, Budi Satria berpose bersama Ketua Asosiasi Pedagang valuta asing Indonesia (Valasindo) Amat Tantoso, Walikota Batam Rudi saat roadshow felas di Mega Mall Batam

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM– Setelah merilis tabungan valuta asing (valas) bertajuk Tabungan BTN Felas pada awal Juni lalu, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, gencar melakukan promosi dan program berhadiah untuk mengejar target DPK ritel dalam bentuk mata uang asing.

Promo tersebut disosialisasikan salah lewat roadshow yang dikemas dengan acara hiburan. Kota pertama yang didatangi adalah Batam, maklum pulau yang berbatasan dengan Singapura ini memiliki potensi yang cukup besar.

“Kami membidik nasabah dari kalangan asosiasi pedagang valas, perusahaan swasta, para pengembang property, notaris dan perusahaan yang bergerak di sektor pariwisata. Seperti perhotelan selain nasabah ritel tentunya untuk membuka rekening Tabungan BTN Felas,” kata Direktur Consumer Banking Bank BTN, Budi Satria di saat acara aktivasi tabungan Felas di Mega Mall, Jumat (6/7/2018) lalu.

Adapun secara total, potensi jumlah rekening Tabungan BTN Felas yang bisa diraih di area Batam adalah sekitar kurang lebih 1000 rekening baik dalam bentuk mata uang Dolar Amerika Serikat maupun Dolar Singapura.

Dengan tambahan produk ini, posisi DPK ritel di Provinsi Kepri diharapkan terus melejit. Data per Mei 2018 DPK ritel sebesar Rp 1,62 triliun atau melompat 188,81 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya sebesar Rp 562,3 miliar.

“Peluang Tabungan Felas di Batam sangat besar, karena produk ini sangat cocok bagi pengusaha di bidang ekspor impor yang membutuhkan dana valas yang cukup besar,” kata Budi.

Budi Satria menyebutkan nama Felas diambil dari bahasa asing, yang berarti teman setia. Bank BTN berharap produk ini dapat menjadi teman setia untuk berinvestasi. Apalagi valuta asing di Indonesia masih menjadi instrumen investasi.

Tabungan BTN Felas tersebut akan mengincar baik nasabah Warga Negara Indonesia (WNI) maupun Warga Negara Asing (WNA). Masyarakat kelas menengah ke atas di wilayah perkotaan dengan usia 20-60 tahun pun menjadi sasaran dari produk baru ini.

Melalui produk Tabungan BTN Felas, Bank BTN memberikan keuntungan berupa kurs dan bunga bersaing. Produk dana ini juga akan dilengkapi kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) untuk dapat melakukan penarikan diIndonesia hingga di mancanegara.

Produk tersebut juga akan dilengkapi fitur electronic channel untuk kemudahan bertransaksi. Selain meluncurkan Tabungan BTN Felas, emiten bersandi saham BBTN ini juga menambah satu jenis mata uang dalam produk Deposito Valas perseroan yakni SGD.

Untuk menarik nasabah, Bank BTN menggelar Program BTN Felas Mania menawarkan hadiah langsung berupa cashback bagi 1000 nasabah pertama yang membuka rekening Tabungan BTN Felas. Program lainnya adalah Felas Lucky Trip yang berlangsung selama periode Juni 2018 hingga Mei 2019.

Program ini memungkinkan nasabah mengumpulkan poin untuk meraih hadiah paket travel ke Jepang dan Eropa. Seluruh promo ini diharapkan bisa membantu Bank BTN meraup rekening Tabungan BTN Felas sebanyak 50.000 rekening baru dengan nilai tabungan BTN Felas sekitar 2.028.800 Dolar Amerika dan sekitar 2.028.800 Dolar Singapura.

DPK Ritel Bank BTN Menguat

Diversifikasi produk tabungan ini merupakan upaya Bank BTN mengenjot DPK sekaligus menurunkan low cost funding atau beban bunga.

Lewat beragam produk tabungan maupun program tabungan berhadiah seperti Tabungan SIAP!, eBatarapos, dan yang akan segera diluncurkan adalah program Poin Serbu BTN, Bank BTN membidik target kenaikan DPK sekitar 20-22 persen tahun 2018.

Per Mei 2018, pundi-pundi DPK Bank BTN sudah menembus Rp 187,61 triliun naik sekitar 17,15 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Angka ini jauh di atas pertumbuhan industri perbankan yang dicatat Otoritas Jasa Keuangan yaitu hanya sebesar 6,47 persen (yoy).

Porsi deposito mencapai Rp 97,04 triliun atau tetap paling dominan, atau sekitar 51 persen sisanya yaitu tabungan dan giro masing-masing porsinya adalah sebesar 21 persen dan 28 persen.

“Namun yang istimewa dari peningkatan DPK Bank BTN adalah pada segmen tabungan tercatat tumbuh signifikan yaitu sebesar 34,60 persen dibandingkan bulan Mei 2018,” kata Budi.

Pertumbuhan DPK yang tinggi diharapkan bisa mendorong pertumbuhan kredit Bank BTN yang diharapkan dapat melaju di atas 20 persen.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY