CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM-Memberikan rasa aman untuk masyarakat saat berpergian dengan menggunakan bus Trans Batam, Komisi III DPRD Batam mengusulkan dipasang CCTVdi transportasi umum tersebut.
Ketua Komisi III DPRD Batam Nyanyang Haris Patimura mengatakan keberadaan CCTV sebagai kamera pengawas di bus Trans Batam sangat pening.
“Dengan adanya teror yang terjadi di Surabaya dan Pekanbaru, Komisi III DPRD Batam sepakat mengusulkan transportasi umum dilengkapi kamera pengawas (CCTV). Hal ini diharapkan dapat memberikan rasa aman masyarakat,” ujarnya.
Nyanyang mengatakan pengadaan CCTV bisa dianggarkan di APBD Perubahan 2018. Sehingga sebelum pembahasan APBD murni 2019, sebanyak 30 bus Trans Batam yang beroperasi di tiga titik masing-masing di Batuaji, Sekupang dan Batam Center, sudah dilengkapi CCTV.
“Satu CCTV misalnya membutuhkan biaya Rp 3 juta, dapat dipasng tiga unit setiap bus. Kemudian dikalikan lagi dengan 30 bus yang ada, yang dibutuhkan anggarannya sebesar Rp 2,7 miliar. Tidak terlalu besar, demi menjaga keamanan Kota Batam,” katanya.
Menurutnya, keberadaan CCTV ditujukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang menumpangi bus Trans Batam dalam memilih transportasi. Penerapan CCTV ini bisa mengambil contoh seperti di Jakarta dan Surabaya. Dimana, satu bus trans dilengkapi dengan tiga CCTV. Sehingga bisa memantau langsung gerak gerik penumpang selama perjalanan.
“Ketiga CCTV itu dipasang di pintu masuk, pintu keluar dan pintu kemudi supir,” ujarnya.

