CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM-Manjemen maskapai Citilink Air akan mengambil tindakan tegas jika Pilot-nya terbukti mengkonsumsi narkoba.
Vice President Corporate Communication Citilink Indonesia, Benny S Butarbutar, mengatakan, berdasarkan laporan yang diterima oleh manajemen Citilink Air, bahwa pilot yang bernama A. Kristanto, dalam keadaan sakit ringan akibat flu.
“Yang menyatakan pilot yang dimaksud sakit, dari hasil laporannya dilengkapi dengan surat dari Dokter yang sah. Kita juga sudah tunjukkan ke pihak Polda Kepri,” ujar Beni, dalam rilis yang diterima centralbatam.co.id, Sabtu (23/12/2017).
Beni, mengatakan sejauh ini belum ada bukti yang kuat bahwa Pilot yang di maksud mengkonsumsi Narkoba. Namun obat yang di minum, dari keterangan Dokter mempunyai kandungan Dextromethorphan.
“Pemeriksaan awal kemarin, memang masih membutuhkan pemeriksaan lanjutan. Guna memastikan indikasinya apakah benar-benar Pilot kita mengkonsumsi Narkoba, dan itu membutuhkan waktu dua minggu. Untuk sekarang masih dugaan,” kata Beni.
Menurutnya, sudah menjadi komitmen manajemen Citilink Indonesia sebagai maskapai bebas Narkoba. Tetapi jika terbukti benar terindikasi Narkoba maka akan ada tindakan tegas dari manajemen Citilink Indonesia.
“Ini bukan hanya berlaku pada Pilot yang di duga terindikasi Narkoba kemarin. Kepada seluruh crew maskapai Citilink Air, siapapun dia akan ada tindakan tegas kalau terbukti mengkonsumsi Narkoba,” ujar Beni.
Beni juga tidak menutupi, hasil random check yang di lakukan Satresnarkoba Polda Kepri, yang mana mendapat temuan adanya satu Pilot maskapai Citilink Air terindikasi positif Narkoba pada hari Jumat (22/12/2017), membuat penerbangan Citilink Air dengan penerbangan nomor QG 885 rute Batam – Kualanamu, sempat tertunda selama tiga jam untuk menunggu pilot pengganti. Setelah itu, penerbangan berlangsung normal seperti biasa.
“Sikap Citilink Indonesia dalam insiden ini adalah kooperatif. Langkah cepat yang diambil Citilink sekaligus menunjukkan komitmen yang kuat dari manajemen dalam memerangi penyalahgunaan Narkoba dan zat adiktif lainnya,” ujarnya.
Beni mengatakan, Citilink Indonesia telah memiliki komitmen dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk bersama-sama memerangi penyalahgunaan Narkoba.
“Maka dari itu saya tegaskan sekali lagi, jika memang terbukti positif narkoba, manajemen Citilink Indonesia tidak segan-segan mengambil tindakan tegas,” katanya.

