BERBAGI
Kepulan asap pekat dari kapal yang terbakar | Foto : Ned

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Kapal Gamkonora milik PT Pertamina Persero mengalami ledakan hingga akhirnya terbakar hebat saat mengalami perbaikan, Kamis (7/9/2017) sore tadi.

Insiden itu berlangsung di area PT ASL, Tanjunguncang, Batam. Saat terbakar, diketahui ada pekerja yang sedang memperbaiki kapal terjebak. Para karyawan itu merupakan Sub Contractor dari PT Samchan Enginering, yang dipekerjakan PT ASL.

Karena kencangnya ledakan dan besarnya kobaran api, para korban tak mampu menyelamatkan diri.

Berikut kronologi kejadian yang dihimpun dari pihak berwajib:

Pada hari Kamis (7/9/2017) sekira pukul 15.20 WIB terjadi kebakaran di dalam pump room kapal tanker Gamkonora milik PT Pertamina yg sedang docking di GT PT ASL Shipyard, Tanjunguncang, Batuaji, Batam.

Kapal Gamkonora disebut mulai melakukan docking sejak Rabu (6/9/2017). Kemudian pada Kamis, mulai dilakukan repairing.

Proyek itu sendiri dimenangkan oleh Sub Kontraktor, yakni PT. Sinar cendana atau lebih dikenal dengan PT Samchin Engenering.

Selanjutnya, PT Sinar Cendana pun mempekerjakan 6 orang karyawannya untuk melakukan pekerjaan pembukaan pulp air di pump room kapal Gamkonora. Ke-6 karyawan tersebut ialah:

1. Nimrot Hutagalung (formen)
2. Liwante Hutagalung (helper)
3. Onik Saputra (helper)
4. Faisal Koto (helper)
5. Rusli Tan (helper)
6. Malik Majida (helper)

Pada saat kejadian, Liwante Hutagalung berhasil menyelematan diri. Sementara 5 lainnya tewas dalam perjalanan menuju RSUD Embung Fatimah.

Adapun identitas dari korban yg meninggal dunia yakni:

1. Nimrot Hutagalung, laki-laki, lahir di Aek Martolu (5/5/1979) Kristen, karyawan PT. SC (foreman), alamat kavling Sei Lekop, blok C nomor 210 Sagulung, Batam.
2. Faisal Koto, laki-laki, lahir di Kampung Pinang (9/11/1997) Islam, karyawan PT. SC (helper), alamat di Kavling Sagulung Baru blok H nomor 118 Sagulung, Batam.
3. Onik, laki-laki, lahir di Palembang (4/2/1988) Islam, karyawan PT. SC (helper), alamat Sagulung Indah nomor 20 Sagulung, Batam.
4. Ruslan Ta, laki-laki lahir di Medan (14/6/1981) Budha, karyawan PT. SC (helper), alamat Sei Panas, Batam.
5. Malik Majida, laki-laki, lahir di Wahatamiya (8/7/1971) Islam, karyawan PT. SC (helper), alamat Kavling Patam Lestari RT 003/RW 001 Sekupang, Batam.

Sedangkan korban yang saat ini kritis, yakni:
1. Liwaten Hutagalung, laki-laki, lahir di Aek martolu (7/8/1983) Kristen, karyawan PT. SC (helper), alamat Kavling Sei Lekop blok C nomor 210, Sagulung, Batam.

“Kronologis kejadian berdasarkan keterangan saksi Liwaten Hutagalung, bahwasanya sebelum kejadian saksi serta korban yg lain bekerja untuk membuka pulp air yg ada di dalam pump room kapal tanker Gamkonora, selain saksi dan korban ada juga pekerja dari subcon PT. Hilang jaya yg berjumlah lebih dari 2 org juga bekerja di pump room tersebut namun mereka bertugas melakukan pemasangan kupingan di pulp air dgn cara me las nya. Sebelum melakukan pekerjaan saksi melihat lantai pump room sepertinya belum sepenuh nya di clearing sehingga masih terlihat banyak air dan minyak di lantai tersebut. Selanjutnya menurut saksi akibat percikan api dari pekerjaan pemasangan kuping tersebut terjatuh dan kemudian menimbulkan kebakaran dan asap yg banyak. Selanjutnya saksi berusaha untuk kabur dari ruang pump room dgn cara meraba dan mencari tangga utk naik keatas sedangkan korban yg lain hanya berdiam saja di pump room karena asap yg tebal. Setelah terus berusaha menaiki tangga sebanyak 5 tangga akhir nya saksi keluar dari kapal dan kemudian dgn di bantu oleh teman2 yg lain korban pun di bawa ke RSUD Embung Fatimah batu aji kota Batam.”

Pemadaman api di bantu 2 unit mobil penangulangan bahaya kebakaran. Adapun tindakan yang dilakukan kepolisian, yakni:
1. Mendatangi TKP
2. Memasang police line
3. Koordinasi dgn Inafis Polresta
4. Riksa saksi
5. Membawa korban ke rumah sakit utk dilakukan VER
6. Membuat laporan singkat kejadian.
7. Dokumentasi

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY