BERBAGI
Penampakan awan gelap pekat disekitar Pelabuhan Domestik Telaga Punggur, Batam | Foto : Junedy Bresly

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Kota Batam memasuki masa-masa banyak hujan, ini terbukti dengan tingginya intensitas siklus air tersebut yang mewarnai kota industri tersebut dalam beberapa hari lalu.‎

Senada dengan hari-hari yang lalu, pagi ini hujan telah menguyur sejak pukul 04.00 WIB, Minggu (9/10/2016).

Berdasarkan pantauan tim Central Batam, dibantu dengan data yang diperoleh dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Hang Nadim, Batam‎ tampak hampir seluruh wilayah Batam tengah diguyur hujan.

Mulai dari Kecamatan Sekupang, Batu Aji, Batam Kota, Nongsa, Bengkong, Batu Ampar dan beberapa lokasi lainnya juga ‎diselimuti awan gelap dengan guyuran hujan.

“Terpantau memang hampir seluruhnya, hujannya menyeluruh. Bukan lokal,” kata Kepala Stasiun BMKG Hang Nadim, Batam, Philip Mustamu.‎

Dikatakannya secara mendetail, Provinsi Kepri terkhusus Kota Batam memang termasuk lokasi yang terpengaruh oleh hembusan angin yang membawa banyak massa udara alias uap air.

Dalam migrasi uap air tersebut, terjadi pula belokan arah angin (share line) tepat di teritorial (lokasi) Kepri. Akan hal inilah, massa udara kian menumpuk dan mendukung pembentukan awan konvektif.

Awan konvetif, merupakan media pemicu hujan. Pembentukannya pun terbilang sangat pesat, dengan adanya share line itu.

“Dengan kondisi itulah, makanya hampir setiap hari dalam minggu ini hujan selalu turun,” ucapnya.

Dalam kondisi tersebut, masih kata Philip. Angin kencang disertai petir dan kilat juga mewarnai. Untuk itu, ia mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Batam untuk lebih berhati-hati dan tetap berada dalam ruangan selama fenomena alam tersebut berlangsung.

“Ya, kalau tidak terlalu penting beraktifitas diluar jangan dipaksakan. Lebih baik menjaga kondisi tubuh tetap fit, cuaca sedang kurang bersahabat,” tuturnya.‎

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY