CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM-Untuk membangun sumber daya manusia (SDM) yang memiliki kompetensi di bidangnya, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam bekerjasama dengan LPK Global Lentera Kasih menggelar pelatihan bimbingan teknis (Bimtek) Sertifkasi Food & Beverage, Senin (26/3/2018).
Sebanyak, 62 pekerja mengikuti pelatihan Bimtek Sertifkasi Food & Beverage yang berlangsung di The Golden Bay Hotel. Kemudian peserta dibagi dua kategori. Pertam 31 peserta mengikuti bimtek Sertifkasi Food & Beverage untuk Paket A dan 31 peserta lainnya pada paket B.

“Setiap peserta mengikuti pelatihan berbasis kompetensi dan merupakan salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Batam dalam rangka mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM),” kata Abdul Gani SE, Kasi Produktivitas, Disnaker Kota Batam dalam pembukan pelatihan Bimtek Sertifkasi Food & Beverage.
Abdul Gani mengatakan, pelatihan ini untuk meningkatkam kualitas sumber data manusia (SDM). Selanjutnya untuk mengetahui apakah pekerja itu sudah kompeten atau belum. Agar bisa diketahui maka akan diberikan sertifikasi kompeten yang diakui di tingkat Nasional maupun internasional.
“Pelatihan berbasis komptensi kejuaran yang digelar Disnaker Batam ini ada dua. Pertama untuk pencari kerja (pencaker) atau yang belum mendapatkan kerja. Kemudian untuk yang sudah kerja seperti anda-anda semua. Tujuannya untuk memingkatkan kemampuan melalui sertifikasi kompeten,” katanya.

Semetara, Diane Tengker, pengelola LPK Global Lentera Kasih, mengatakan peserta akan diberi pelatihan terhadap peningkatan kemampuan sesuai bidangnya.
Banyaknya tuntutan peningkatan SDM dalam bekerja, membuat bingung sendiri bagi pekerja untuk mendaparkan sertifikasi kompeten yang diakui nasional dan internasional.
“Melalui pelatihan ini saya berharap kemampuan dari peserta bisa ditingkatkan. Kemudian mereka bisa menunjukan bahwa sudah kompeten melalui sertfikasi yang akan diberikan,” katanya.

Dihari yang sama, Disnaker Kota Batam juga menggelar Bimtek dan sertifikasi Welder 3G -SMAW -Paket B yang berlangsung di LPK Geweld Training Center, Kawasan Industri Lytech, Batam Center.
Abdul Gani mengatakan, kegiatan yang diadakan oleh Disnaker Kota Batam menggunakan anggaran berasal dari dana Izin Menggunakan Tenaga Kerja Asing (IMTA). Pelatihan itu sendiri diikuti 2.320 pencaker dan pekerja dan digelar sesuai dengang bidang keterampilan.

“Saya berharap para peserta benar- benar menjalankan dengan baik, dan jangan main-main agar ilmu yang didapat benar- benar bermanfaat dan dapat diimplementasikan,” pinta Abdul Gani.
Johanes Alamsyah instruktur Geweld Training Center menyampaikan, bahwa peserta yang mengikuti pelatihan akan mendapatkan sertifikat bertaraf nasional, karena kegiatan yang digelar itu mendapat persetujuan dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
“Saudara- saudara termasuk yang beruntung karena sertifikat anda nanti sudah bercap BNSP, sehingga dapat digunakan di manapun tempat kerja yang masih wilayah Indonesia.” Jelasnya.
Johanes menerangkan peserta yang mengikuti pelatihan selama 7 hari tersebut adalah peserta pada kelas menengah dan usai pelatihan akan diberi sertifikat sesuai dengan kamampuan yang dimilikinya.
“Mereka rata-rata sudah mengetahui dasar welding atau pengelasan, makanya mereka mengikuti yang tingkat 3G SMAW ini. Tingkat ini adalah bagaimana cara mengelas objek yang berada di atas kepala atau vertikal. Materi yang kita berikan diantaranya adalah pre-test, safety, teknik dasar, dan pengenalan kualitas atau mutu,” tambahnya.

