BERBAGI
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Batam Nagoya Surya Rizal didampingi Wakasat Lantas Polresta Barelang AKPKartijono saat membagikan Helm kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan, Sabtu (7/9/2019)

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Sebagai salah satu kegiatan promotif dan preventif, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Batam Nagoya membagikan alat pelindung diri berupa helm sebanyak 250 unit kepada para pekerja.

Kegiatan tersebut diselenggarakan di Hotel Harmoni One Batam Center pada Sabtu (7/9/2019).

Untuk penyerahan helm diserahkan langsung secara simbolis oleh Wakasat Latas Polresta Barelang AKP Kartijo dan Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Batam Nagoya, Surya Rizal.

Surya menjelaskan kegiatan ini sebagai edukasi BPJS Ketenagakerjaan kepada pekerja Indonesia tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja terutama keselamatan berkendara, karena dari kasus kecelakaan kerja yangg terlapor ke BPJS ketenagakerjaan 24 persennya adalah akibat kecelakaan lalu lintas.

“Acara kali ini kita lakukan sebagai bentuk nyata guna menekan semaksimal mungkin angka kecelakaan kerja yang terjadi bagi pekerja. karena menurut data kami, kecelakaan di jalan raya menduduki tempat tertinggi kedua setelah di dalam lokasi kerja atau mencapai 24 persen,” kata Surya.

Berdasarkan data internal, pada 2018 tercatat 147 ribu kasus kecelakaan kerja. Dari jumlah tersebut sebanyak 4.678 kasus atau 3,18 persen diantaranya mengalami cacat dan 2.575 orang atau 1,75 persen lainnya meninggal dunia.

“Dari data tersebut, bisa diasumsikan dalam satu hari, sekitar 12 orang peserta BPJS Ketenagakerjaan mengalami cacat dan 7 orang meninggal dunia akibat kecelakan lalu lintas” tutur Surya.

“Kami (BPJS Ketenagakerjaan.red) telah menyiapkan sebanyak 250 helm yang akan kami bagikan kepada 125 perusahaan guna menekan angka kecelakaan kerja sekaligus peningkatan pelayanan kepada para pekerja yang menjadi peserta BPJSTK agarsenantiasa dilindungi dalam pekerjaannya sehari-hari”, kata Surya.

BPJS Ketenagakerjaan Batam Nagoya juga menyerahkan santunan manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP) kepada ketiga ahli waris peserta yang meninggal dunia akibat kecelakaan kerja.

“Hari ini kami juga menyerahkan santunan dengan total nominal mencapai 1,6 miliar kepada ketiga ahli waris dari peserta tersebut, nominal santunan tersebut terdiri dari santunan manfaat Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) sebesar 48 kali upah yang dilaporakan, Santunan Jaminan Hari Tua (JHT) dan satu orang diantaranya mendapatkan santunan Jaminan Pensiun (JP)secara berkala,” katanya.

“Selain itu adatambahan manfaat beasiswa bagi masing-masing peserta yang memiliki anak yang masih bersekolah sebesar 12 juta”, pungkas Surya.

Surya menjelaskan sepanjang tahun 2019 sampai dengan Agustus ini, total pembayaran klaim kasus kecelekaan kerja yang telah dibayarkan BPJS Ketenagakerjaan Batam Nagoya mencapai lebih dari 20 Miliar untuk 4.620 kasus.

Dari jumlah kasus kecelakaan tersebut, 1.791 kasus atau sekitar 40 persen diantaranya merupakan kasus kecelakaan kerja saat berangkat atau pulang kerja.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY