BERBAGI
Ilustrasi

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Warga Negara (WN) Singapura, yang arab disapa Atuk kini mendekam sementara di balik jeruji besi Mapolresta Barelang, Batam.

Lantaran menyekap anak angkat berinisial Ms, di rumahnya sendiri. Atuk terpaksa dibekuk.

Ms, gadis cilik yang masih berusia sekitar 8 tahun itu tampak masih syok atas tragedi yang dialaminya.

Diketahui, Atuk menyekap Ms di kediamannya sendiri, tepatnya di Perumahan Seraya Garden, nomor 41, Batam.

Tak hanya disekap, Atuk juga sempat terlihat menggendong Ms dan memegang sebilah parang panjang. Parahnya, Atuk marah-marah dan sempat mengancam warga sekitar yang melihat kejadian itu.

Atas laporan dari warga, polisi pun terjun ke lokasi. Bentangan garis polisi langsung dipasang. Teriakan polisi pun sempat terdengar.

“Keluar.. Cepat,” teriak polisi, Kamis (6/4/2017) malam lalu.

Karena tak kunjung menyerahkan diri, pintu rumah Atuk pun di dobrak. Tak lama, petugas berhasil membawa korban penyekapan dan membekuk Atuk.

Kini, kondisi rumah itu masih berantakan. Warga dilarang untuk melintasi garis pembatas. “Jadi agak seram juga, gara-gara kejadian semalam itu,” ungkap seorang warga yang melintas.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY