BERBAGI
Penampakan awan gelap pekat disekitar Pelabuhan Domestik Telaga Punggur, Batam | Foto : Junedy Bresly

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Pembentukan awan konvetif berupa kumpulan massa udara (uap) air, sangat subur alias tinggi pertumbuhannya. Hal inilah yang akhirnya memicu tingginya potensi hujan di wilayah Provinsi Kepuauan Riau (Kepri).

Hari ini, Sabtu (8/10/2016) pagi, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Hang Nadim, Batam memprediksi wilayah Kepri khususnya Kota Batam berpotensi diguyur hujan pada siang hingga malam hari nanti.

Sementara, untuk pagi ini cuaca terpantau berawan.

“Untuk pagi ini, berawan. Tapi siang sampai malam nanti, diprediksi hujan. Ini disebabkan pesatnya pertumbuhan awan konvektif, awan itulah yang jadi media turunnya hujan. Dan ini terpantau di hampir seluruh wilayah Kepri,” kata Philip Mustamu, Kepala BMKG Hang Nadim, Batam.‎

Dikatakannya juga, pembentukan awan konvektif yang membuat tingginya curah hujan itu juga semakin subur dengan adanya share line (belokan angin) yang menyebabkan penumpukan massa udara kian tinggi.

“Angin ada belokannya juga, ketika ada share line itu, ya akan semakin cepat pembentukan awannya. Maka akan semakin cepat juga hujan turun,” ucapnya.

Akan hal itu, Philip berpesan kepada seluruh masyarakat Kota Batam untuk lebih menjaga kesehatan dan sebisa mungkin menghindari kegiatan diluar rumah selama hujan.

“Jaga kesehatan, itu aset terbesar,” tuturnya.‎

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY