BERBAGI

CENTRALBATAM.CO.ID, JAKARTA – Pasca ditangkapnya Ketua DPD RI, Irman Gusman dan langsung ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

Badan Kehormatan (BK) DPD RI langsung mengambil langkah tegas.

Direncanakan, hari ini DPD RI melalui BK akan menggelar rapat guna membahas kekosongan Pimpinan atau posisi Ketua DPD yang sebelumnya diduduki Irman Gusman yang kini berstatus tersangka.

Ketua BK DPD, AM Fatwa menyebut tidak ada alternatif lain. Kecuali memberhentikan Irman dari posisi ketua, untuk menjamin keseimbangan kinerja di kubu DPD.

“(Irman) Ditahan, jadi bagaimana dia bisa jalankan tugas? Mau ga mau ya harus,” kata Fatwa, beberapa saat lalu.

Dikatakannya juga, jika mengacu pada tata tertib kepengurusan yang ada. Kondisi kekosongan Pimpinan karena kasus semacam ini, haruslah segera dilakukan pemilihan ketua baru.

“Untuk mengisi kekosongan itu loh, makanya kita harus. Bukan mau menyingirkan, tapi inilah tata tertibnya. Kita harus hormati itu,” tegasnya.

Ketua DPD RI Irman Gusman saat dicegat wartawan usai ditetapkan KPK sebagai tersangka dugaan korupsi | Foto : Cia
Ketua DPD RI Irman Gusman saat dicegat wartawan usai ditetapkan KPK sebagai tersangka dugaan korupsi | Foto : Cia

Fatwa menuturkan bahwa pemberhentian Irman sebagai anggota DPD masih menunggu hasil keputusan atau vonis, yang berkekuatan hukum  tetap. Namun, posisi sebagai ketua sudah tak bisa ditawar lagi.

“Sudah ada keputusan tersangka, dia tidak bisa menjabat lagi sebagai ketua,” tegasnya. 

Dalam rapat BK hari ini, Fatwa mengatakan bahwa sebenarnya tidak akan ada pembahasan panjang. Keputusan BK soal pemberhentian Irman sebagai ketua nantinya akan dibacakan di paripurna. 

Sebelumnya, Irman, pejabat yang bergaji lebih besar dibandingkan Presiden RI ini ditangkap KPK di rumah dinasnya pada Sabtu (17/9/2016) dini hari lalu. Saat itu, KPK mengamankan uang Rp 100 juta.

Uang yang diduga untuk gratifikasi (suap) Rp 100 juta yang diterima Irman, diduga berkaitan dengan pengurusan kuota impor gula di Provinsi Sumatera Barat.

Diketahui, tersangka pemberi suap kepada tikus berdasi itu adalah pasangan suami-istri (Pasutri) XSS dan MMI.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY