CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Masih beberapa terdapat titik banjir diberbagai wilayah Kota Batam.
Menanggapi hal itu, Ketua Komisi III DPRD Kota Batam, Nyanyang Haris Pratamura mengaku, dinas yang terkait sudah melakukan berbagai cara untuk meminimalisir banjir.
“Memang ada beberapa titik-titik yang belum kita optimalkan karena masih adanya koordinasi terkait dengan daerah. Terutama jalan akses ke bandara karena masih koordinasi dengan BP kawasan,” ujar Nyanyang.
Nyanyang menyebutkan masih ada daerah lainnya seperti Tiban I, Tiban Koperasi depan Cipta Puri, dan daerah Sagulung. Wilayah ini sedang di optimalkan terkait dengan pelebaran jalan.
“Tinggal menunggu waktu, semoga dengan waktu dekat ini di selesaikan. Tinggal lagi progres aja untuk pendalaman-pendalaman alur di lokasi tersebut,” tuturnya.
Akibat banjir ini, Komisi III DPRD Kota Batam sering mengingatkatkan kepada pengembang di Kota Batam untuk tidak membuat rumah, infrastruktur baru diperhatikan belakangan. Padahal yang harus diutamakan adalah infrastrukturnya diawal, seperti jalan dan drainase lalu rumah di bangun.
“Sekarang sering terjadi aliran drainase yang sempit ini mengakibatkan banjir,” katanya.
Nyanyang selalu berharap para pengembang selalu mengutamakan infrastruktur seperti jalan dan drainase. Selain itu apakah ini berakibat 10 tahunan lagi.
“Apalagi juga sekarang ada pelebaran jalan seperti Sungai Panas, Simpang Frangky, dan lainnya pasti akan mengakibatkan banjir sementara,” ujarnya.
Karena itu, pemerintah juga sudah membuat drainase bentuk H atau bentuk U. Ukurannya sekitar 1,2 meter, sudah cukup untuk menerima serapan air kiriman yang berasal dari jalan-jalan tersebut. (*)

