CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Sosok calon Bupati Bintan, Apri Sujadi di mata para guru ngaji sudah tidak asing lagi. Pasalnya, pria kelahiran Kijang Kota, 12 April 1977 lalu itu pernah mangajarkan anak-anak Bintan mengaji.
“Oh, kalau pak Apri Sujadi iya pasti kenal lah. Karena dulu beliau merupakan guru ngaji. Sama dengan Pak Ansar Ahmad, belia dulu juga mantan guru ngaji,”ujar salah satu Guru ngaji di RT 01 / RW 01 Kelurahan Toapaya, Bintan, Listini, Sabtu (31/10/2020).
Listini menjelaskan, saat Apri Sujadi menjadi Bupati Bintan insentif untuk para guru ngaji telah mengalami kenaikan. Meskipun nilainya sedikit, tapi cukup membuktikan kepedulian Apri Sujadi dalam pengembangan dan penjabaran dari tujuan pendidikan Islam.
“Sebenarnya, insetif itu bagi kami tidak begitu berharap lantaran kami mengajar anak-anak mengaji ini ikhlas. Tapi kami berterimakasih pada Apri Sujadi karena sudah menunjukan kepeduliannya terhadap kami,”sebutnya.
Kepedulian calon Bupati Bintan dengan nomor urut satu itu tidak hanya pada tenaga guru ngaji saja. Apri Sujadi juga menujukan kepeduliannya terhadap warga Bintan mulai dari penggali makam hingga insentif para ketua RT dan RW. Dan yang lebi mengesankan bagi Listini biaya pendidikan dan berobat gratis yang di gagas oleh Apri Sujadi.
“Masalah kebijakkan yang pro masyarakat, kami tidak perlu ragu terhadap Apri Sujadi. Karena dengan biaya sekolah dan berobat gratis saja sudah cukup banyak yang terbantu,”ungkapnya.
Ditempat yang sama guru ngaji lain, Nurjana berharap jika Apri terpilih kembali berharap dapat memberikan bimbingan khususnya dalam pelaksanaan MTQ.
“Harapannya, ada bimbingan khusus untuk pelaksanaan MTQ, misalnya lagu-lagunya gitu. Karena selama ini setiap acara itu selalu diadakan secara mendadak,”pungkasnya. (Ndn)

