BERBAGI
Apri Sujadi diteman OPD saat berkujung ke RSUD Kijang

CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Bupati Bintan Apri Sujadi, menegaskan Pelayanan kepada pasien harus menjadi prioritas. Sedangkan administrasi berada diurutan berikutnya.

Hal ini dikatakan Apri sebagai respon langsung terhadap penolakan salah satu pasien yang diduga sempat ditolak oleh RSUD Kijang kemarin (19/9).

“Kita minta agar mindset RS dan Puskesmas harus diubah. Kita telah meminta agar mereka mendahalukan pelayan, kemudian administrasi,” ujar Apri, Rabu (20/9).

Hal ini disampaikan Apri saat memberikan arahan kepada seluruh pegawai RSUD Bintan.  Dalam kesempatan itu Apri dengan tegas mengutarakan bahwa Program Kesehatan Gratis yang dicetuskan Pemerintah Daerah haruslah diikuti dengan kinerja aparaturnya. Dimana proses penanganan medis baik di Rumah Sakit maupun di Puskesmas harus berorientasi pada pelayanan terlebih dahulu baru diikuti dengan administrasi.

“Jadi intinya, saya minta pelayan menjadi hal utama,” tegasnya.

Apri mengingatkan, hal ini ia sampaiakn karena salah satu Warga Kelurahan Sei Nam Kecamatan Bintan Timur atas nama. Rohaini (43) ,dikabarkan meninggal dunia dikediamannya, dikarenakan sewaktu pengobatan di RSUD Bintan, ia sempat ditolak pihak medis lantaran kartu BPJS yang dimiliki, masa berlakunya sudah habis.

” Hari ini sudah saya instruksikan, dan kita tegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus prioritas tidak saja berlaku di Rumah Sakit tapi juga Puskesmas ” ulangnya.

Hal senada diakui oleh Kepala RSUD Bintan, Beni ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa seluruh Pegawai RSUD Bintan telah mendapatkan arahan dari Bupati Bintan Apri Sujadi.  Dirinya juga membenarkan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan telah memberikan sanksi tegas kepada 2 oknum yang dianggap lalai dalam menjalankan tugas.

” 2 oknum petugas terdiri dari 1 Orang Dokter jaga dan 1 orang Perawat RSUD Bintan hari ini akan segera diberikan sanksi dinonaktifkan akibat kelalaian menjalankan tugas. Permohonan Maaf pihak RSUD Bintan juga kita sampaikan terhadap keluarga besar korban atas kelalaian komunikasi yang sudah terjadi. Selanjutnya kita juga akan bertemu dengan pihak keluarga korban serta melakukan perbaikan dan pembinaan manajemen kedepan,” pungkasnya. (Ndn)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY